Gini lho... Seperti gerak semu dalam ilmu fisika .... Emasnya yang naik atau rupiahnya yang turun nilainya (daya belinya) .... Si Emas stabil (tetap/diam) ... tapi Si Rupiah bergerak menurun ... maka tampak si Emas naik ...
2008/12/13 budi_darmawan_43419 <[email protected]> > Kejatuhan ekonomi kapitalis membuat beberapa pakar ekonomi syariah > mengusulkan penggunaan Dinar (baca :emas) sebagai alat pembayaran. > Tapi benarkah harga emas stabil ..? > > Berdasarkan pengalaman saya, ketika 4 tahun yang lalu menghadiahi emas > kepada seorang wanita (yang kemudian menjadi istri, ^_^)saya mesti > merogok kocek untuk 3 gram emas 24 K sekitar Rp.550.000,- (maklum baru > mampunya segitu, he he he ) > > Nah, beberapa hari yang lalu di ulang tahun yang keempat pernikahan > kami, saya mesti merogoh kocek Rp.950.000 untuk 3 gram emas 24 K > sebagai hadiah (suprise !) kepada istri saya tercinta. Artinya terjadi > peningkatan hampir 2 kali lipat untuk jangka waktu 4 tahun. > > So.. Masihkah harga emas relatif stabil ?! Saya jadi ragu.. > > Belum dijadikan alat tukar saja sudah begitu rawan terhadap gejolak > kecil ekonomi,apalagi nanti sudah menjadi alat pembayaran yang sah dan > berlaku umum. > > Solusi saya untuk mengatasi krisis finansial ini tetap sama dengan > email saya beberapa bulan yang lalu : > 1. Memimpikan dunia tanpa uang secara fisik. > Uang diganti dengan digit angka digital yang tersimpan di Bank > Indonesia/Bank Dunia. Cukup dengan gesek kartu, anda sudah bisa > belanja dan tidak butuh uang lagi secara fisik . ( Mungkin ide ini > terealisasi 100 tahun lagi ya..kalau zaman digital sudah sampai > kekampung-kampung). Tapi ini lah masa depan uang, InsyaAllah. > > 2. Untuk Jangka pendeknya : > Satu kesatuan mata uang untuk seluruh negara. Bisa saja uang masih > dipakai secara fisik, namanya bisa saja dollar, euro, rupe atau > mungkin rupiah, namun mata uang yang beredar di suatu negara sama > dengan yang beredar di negara lainnya tentunya dengan pengaturan oleh > lembaga keuangan internasional. > > Dengan ini , uang tidak bisa lagi dijadikan sebagai komoditas. !! > (Mungkin ide ini terelisasi 50 tahun lagi, tapi ini lah masa depan > uang, Insya Allah). > > Setuju ?? Wallahualam Bishawab... > > __._, >
