Kalau membaca artikel di suara merdeka, sepertinya masalah institusi hukum dan 
peradilan dari kasus2 yang terkait dengan institusi keuangan syariah harus 
segera mendapatkan perhatian lebih besar...disamping penegakan hukum masalah2 
lain seperti korupsi dan moral individu yang terlibat di LKS...wallahu alam...

 


 


To: [email protected]
From: [email protected]
Date: Mon, 27 Apr 2009 03:19:37 -0700
Subject: Re: Bls: [ekonomi-syariah] Penyalahgunaan PEMBIAYAAN di UNIT SYARIAH 
(KASUS BRI SYARIAH)







setelah membaca berita tersebut dan berita-berita dari web lain, menurut ane 
ada hal yang lebih besar lagi yang ingin diungkap dalam kasus ini. tapi....kita 
tunggu saja. Sekedar berbagi coba lihat berita ini, klo antum jeli maka antum 
semua akan tau apa maksud ane. just read this ------> 
http://www.suaramerdeka.com/beta1/index.php?fuseaction=news.detailNews&id_news=27050




Pada 26 April 2009 22:27, Willy Mardian <[email protected]> 
menulis:













dah lama diprediksi dalam tiap kajian ekonomi syariah di kampus 

yach moral hazard masih tinggi selama individunya terlahir dari alam sekuler 
yang tiba-tiba konvert ke syariah 



--- Pada Kam, 23/4/09, BackPacker . <[email protected]> menulis:


Dari: BackPacker . <[email protected]>
Topik: [ekonomi-syariah] Penyalahgunaan PEMBIAYAAN di UNIT SYARIAH (KASUS BRI 
SYARIAH)
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 23 April, 2009, 3:05 AM




...syariah.. .bukan berarti selalu terjamin bebas penyalahgunaannya
ya...kasus ini kan semacam gunung es nya...yg baru ketahuan doang....

http://www.detiknew s.com/read/ 2009/04/22/ 222418/1119909/ 10/kejagung- 
tetapkan- 4-tersangka- kasus-kredit- bri
Rabu, 22/04/2009 22:24 WIB
Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Kasus Kredit BRI

Jakarta - Kejagung akhirnya menetapkan 4 tersangka terkait kasus
Pembobolan bank milik pemerintah Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan
cara pengajuan kredit palsu. Dua diantaranya diketahui merupakan eks
pimpinan cabang dan Karyawan BRI di Serang, Banten.

"Kita sudah melakukan ekspose, ternyata menurut penyidikan ada 4 orang
yang harus bertanggung jawab terhadap terjadinya tindak pidana kredit
di BRI cabang Serang ini," kata Direktur Penyidikan pada Tindak Pidana
Khusus Kejaksaan Agung Arminsyah di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin,
Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2009).

Keempatnya yakni Asri Uliya, Eks Pimpinan cabang BRI Syariah Serang,
Banten yang kini menjabat sebagai Senior Staff pada Divisi kredit
retail kantor Pusat BRI, Dedih Wijaya, Karyawan BRI Cilegon, Amir
Abdullah Direktur utama PT Nagari Jaya Sentosa dan Muhammad Sugirus
Direktur PT Javana Artha Buana yang juga sebagai Komisaris PT Nagari
Jaya Sentosa dan Komisaris UItama PT Nagari jaya semesta.

Rencananya, keempatnya akan diperiksa oleh tim penyidik kejagung
minggu depan. Selain itu Kejagung juga sudah mengajukan permohonan
pencekalan terhadap keempatnya.

"Cekal sudah kita mintakan hari ini dan akan diproses pada Jamintel,"
jelas Arminsyah.

Kasus ini berawal pada tahun 2006-207 saat BRI cabang syariah Serang
mengadakan perjanjian dengan PT Nagari jaya Sentosa dan PT Javana
Artha Buana untuk kredit kepemilikan kios. Kedua perusahaan rekanan
tersebut sesuai perjanjian berkewajiban mencari calon nasabah dengan
system Murabahah (pembiayaan dengan system jual beli).

Kedua perusahaan pun berhasil mendapat sebanyak 483 calon nasabah.
Belakangan diketahui para calon nasabah ini tidak pernah mengajukan
permohonan pembiayaan. Dengan dalih berlibur ke Anyer, para warga yang
tidak mengerti akan niat jahat para pelaku diminta menyerahkan
fotocopy identitas dan menandatangani surat permohonan. Setelah itu
mereka diberikan imbalan Rp 50-150 ribu.

"Jadi kredit tersebut diberikan tanpa melalui prosedur yang benar
karena masyarakat diakal-akali supaya seakan-akan ada yang mau membeli
kios atau ruko, padahal tidak," jelasnya.

Atas tindakannya, keempat tersangka dikenai pasal 2 dan 3 UU No
31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20/2001 tentang Tindak Pidana
Korupsi. Namun tidak menutup kemungkinan keempatnya juga akan
dikenakan pasal-pasal lain seperti penyuapan, pembukuan atau yang
lainnya.




Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! 










_________________________________________________________________
Manage multiple email accounts with Windows Live Mail effortlessly.
http://www.get.live.com/wl/all

Kirim email ke