jadinya yang ada jualan Pak Syafii Antonio dunk ma Aa Gym ?????  

so kesimpulannya DSN MUI blm mensahkan DBS ? 

--- Pada Rab, 20/5/09, [email protected] <[email protected]> menulis:

Dari: [email protected] <[email protected]>
Topik: Re: [ekonomi-syariah] Re:: Apakah bisnis Duta Business School Halal 
?(kembalikan ke Asholah  Aja)
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 20 Mei, 2009, 4:11 AM











    
            
            


      
      
     Salaam'alaik everyone. Ke depan perlu dicermati bahwa misinformasi dan 
misselling tidak hanya dilakukan oleh MLM konvensional  yg mengatasnamakan 
tokoh2 syariah. Bisa juga lembaga keuangan konvensional yg mengatasnamakan unit 
usaha syariah di bawahnya. Sudah ada 1 bank konvensional dlm proses likuidasi 
yg menggunakan dana nasabah UUS untuk pembiayaan konvensional. Semua DPSnya 
mengundurkan diri krn ketidakpatuhan UUS akibat tidak berdaya menghadapi 
induknya yang semena-mena. Mudahan2 ini semua bisa kita terus antisipasi ke 
depan dg kerjasama baik dg regulator dan syariah stakeholders lainnya. MGunawanY
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... 
!From:  Nur Hikmah 
Date: Sun, 17 May 2009 20:16:18 -0700 (PDT)
To: <ekonomi-syariah@ yahoogroups. com>
Subject: Re: [ekonomi-syariah] Re:: Apakah bisnis Duta Business School Halal 
?(kembalikan ke Asholah  Aja)
                           Alhamdulillah, terima kasih atas informasi 
perkembangan seputar DBS. Hal ini penting untuk diketahui publik mengingat 
terjadinya simpang siur berita. Semoga kita semua bisa bijak dalam menghadapi 
permasalahan umat. 

--- On Sat, 5/16/09, Gunawan Yasni <mgya...@yahoo. com> wrote:

From: Gunawan Yasni <mgya...@yahoo. com>
Subject: Re: [ekonomi-syariah] Re:: Apakah bisnis Duta Business School Halal 
?(kembalikan ke Asholah  Aja)
To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com
Date: Saturday, May 16, 2009, 7:19 PM

                         Salaam'alaik everyone. Ini adalah keterangan pribadi 
saya yang kebetulan anggota DSN-MUI (jadi ini bukan press release 
DSN-MUI). DBS/DFI datang ke DSN-MUI atas undangan DSN-MUI untuk diklarifikasi, 
bukan untuk dimulainnya proses sertifikasi yang biasanya dimulai dengan 
presentasi perusahaan dan kegiatan usahanya. Pandangan pribadi saya yang sudah 
saya share juga dalam sesi klarifikasi tersebut a.l.:  DBS/DFI belum syariah 
dan dalam beberapa press releasenya di jaringan website resmi mereka maupun 
jaringan website terkait DBS/DFI lainnya terjadi misinformasi kepada anggota 
yang mengatakan mereka sudah akan syariah di akhir 2008/awal 2009 yang copy-nya 
sudah saya sampaikan ke mereka di rapat. Misinformasi ini kesalahan mereka yang 
pertama.DBS/DFI dalam beberapa komunikasinya melalui para leadersnya melakukan 
misselling bahwa MLM ini sudah syariah dengan bergabungnnya AA Gym sebagai 
komisaris yang juga salah satu figur utama
 dalam jaringan yang disinyalir menjadi salah satu penerima referral fee (bukan 
transactional fee) yang fantastis. Dalam beberapa kesempatan dikatakan juga 
Syafii Antonio yang pakar syariah menjadi konsultan syariah mereka. Figur-figur 
ini dijadikan 'tameng' dalam misselling mereka sebagai yang katanya MLM 
syariah.MLM syariah harus menciptakan keseimbangan antara transactional fee 
(penjualan langsung) dan referral fee (member get member). Jadi AA Gym yang 
ditonjolkan menerima referral fee besar sesungguhnya sangat tidak syariah 
mengingat transactional fee (penjualan langsung) beliau seakan sama sekali 
tidak ada dan dalam MLM ini tidak penting. Harusnya ada minimum transactional 
fee bagi seorang member untuk memperoleh referral fee, jadi member DBS memang 
berkontribuasi langsung dalam penjualan langsung produknya. Ini adalah 
kesalahan yang berikutnya di mana cara sosialisasinya mengarahkan kepada money 
game yang tidak syariah. Saya tidak mengatakan
 mereka tidak bisa menjadi MLM syariah. Mereka bisa menjadi MLM syariah dengan 
beberapa perubahan mendasar. Dan proses sertifikasi belum dimulai karena mereka 
belum presentasi dan belum ditinjau oleh tim review, serta belum melakukan 
perubahan berarti atas kritik2 anggota DSN MUI setelah sesi klarifikasi. Mereka 
harus memperbaiki misinformasi dan misselling mereka dengan pernyataan 
klarifikasi dan memperbaiki hal-hal mendasar dalam sistem dan cara sosialisasi 
mereka. Itu yang harus jadi hal-hal utama dalam presentasi mereka berikutnya 
dan bukan hanya lip service. MGY

--- On Tue, 5/12/09, Rakhmi <mip...@yahoo. com> wrote:

From: Rakhmi <mip...@yahoo. com>
Subject: [ekonomi-syariah] Re:: Apakah bisnis Duta Business School Halal 
?(kembalikan ke Asholah Aja)
To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com
Date: Tuesday, May 12, 2009, 8:16 AM

Assalaamu'alaikum wr wb.

Alhamdulillah sudah ada pernyataan yang jelas mengenai DBS ini walaupun 
sifatnya sementara. Saya sudah cukup resah karena sejak awal tahun kemarin 
banyak yang bertanya via blog atau forum, terkait apakah DBS ini scam atau 
tidak. Begitu pula sewaktu sempat membahas bisnis2 penipuan di radio, ada yang 
meminta klarifikasi DBS ini. Namun, karena menyangkut syariah dan berbadan 
hukum, saya belum berani berkomentar banyak sebelum mendapat kejelasan terutama 
dari DSN MUI (Fur P Gunawan Yasni, ini bisnis MLM yang beberapa bulan lalu 
pernah saya tanyakan kehalalannya Pak).

Kemarin ini sempat diprospek langsung oleh member DBS. Yang paling membuat 
kening saya berkerut adalah penjualan hak usaha berikutnya yang bernilai 150rb 
(CMIIW). Karena penjualan tersebut termasuk yang disarankan dengan alasan 
keseimbangan kaki. Dari penjelasan member, penambahan hak usaha ini hanya 
menambah titik tanpa menambah fasilitas yang  diberikan layaknya pendaftar baru 
(nilai asuransi tidak bertambah, dst). 

Semoga kegiatan DBS ini bisa segera diklarifikasi ke publik.

Oya, kepada P Syakir, bolehkah saya mengutip pernyataan sementara dari MES ini 
untuk dibuat tulisan di Blog dan Forum? Begitu juga pernyataan pribadi P Yasni?

Terimakasih,
Wassalaamu'alaikum wr wb
Rakhmi Permatasari

--- In ekonomi-syariah@ yahoogroups. com, Hadry Harahap <hadry_harahap@ ...> 
wrote:
>
> 
> 
> --- Pada Sel, 5/5/09, muhammad syakir sula <syakirsula_ l...@...> menulis:
> 
> Dari: muhammad syakir sula <syakirsula_ l...@...>
> Topik: Re: [ekonomi-syariah] Re:: Apakah bisnis Duta Business School Halal 
> ?(kembalikan ke Asholah Aja)
> Kepada: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com
> Tanggal: Selasa, 5 Mei, 2009, 3:55 AM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> askum, Tambahan info MLM - DBS:
> Sekitar tiga bulan belakangan sy secara terus menerus dikontak oleh kawan2 
> dari MLM -DBS unt diajak bergabung. Sambil menyebut sejumlah tokoh, ulama dan 
> teman2, baik akademisi ekonomi syariah maupun praktisi ekonomi syariah.. 
> Karena nama2 senior dan sahabat2 saya yang disebutkan sy tau "core"nya tidak 
> mendalami MLM, saya sarankan MLM yang bersangkutan menemui saya sebagai 
> sekjen mes. Sy minta yg datang direksinya yg di Bandung, biar skalian 
> silaturahmi dgn komunitas mes. Tujuan sy skalian berdiskusi, dan  mengarahkan 
> mereka supaya bisnisnya benar2 syariah dan jgn membawa-bawa nama ulama dan 
> tokoh2 ekonomi syariah sebelum bisnis itu benar2 sesuai syariah. Stelah 
> diskusi dengan saya baru sy akan arahkan ke DSN MUI sebagai lembaga yg 
> mempunyai otoritas memberi sertifikasi syariah. Tapi ternyata mereka tak 
> kunjung kontak saya lagi { saya fikir lebih baik MES menyarankan kepada 
> DSN/MUI untuk menyurati lembaga tersebut untuk mengklarifikasikan perihal 
> kaitan
> bisnisnya yaitu " apakah telah memenuhi ketentuan Syariah atau Syariah 
> Compliant atau belum " . Perihal surat dari DSN/MUI tersebut sudah barang 
> tentu harus ada batas waktunya dan bilamana tidak ada respon dari lembaga 
> tersebut maka langkah yang bijak adalah MENGUMUMKAN KEPADA UMMAT BAHWA BISNIS 
> TERSEBUT TIDAK SYARIAH COMPLIANT } .
> Sekitar 3 minggu yg lalu ustadz Yusuf Mansyur pun mulai di ajak. Ustadz YM 
> sms ke sy menanyakan apakah MLM ini benar2 sdh sesuai syariah. Karena sdh 
> menyebar  kemana2 terutama ke para ustadz dan tokoh2 masyarakat dan 
> membawa-bawa nama syariah, akhirnya sy kirim sms ke semua nama2 di atas. 
> isinya kira2  .... "1. Bahwa MLM tersebut belum dikenal di MES, 2. Bahwa MLM 
> tersebut blum pernah datang presentasi di DSN-MUI, 3. Menghimbau direksi ato 
> member MLM tersebut unt tdk menggunakan nama mlm syariah dan tidak membawa 
> nama2 tokoh syariah dalam merekrut member. 4. Agar segera datang ke DSN MUI 
> unt mempresentasikan produknya." ... SMS sy di tanggapi beragam, ada yg 
> kaget, ada yg berencana menghadap pak kyai ma'ruf, ada yg bingung krn sdh 
> telanjur masuk dan ngajak org lain, ada juga yg minta mes dan dsn segera 
> panggil MLM ybs .... sampai akhirnya sy mendapat forward sms ustadz Arifin 
> Ilham yg cukup resah dgn adanya MLM ini, trutama terkait jamaahnya yg
> tukang ojek dll yg komplen ke ustadz. Kesimpulan: Mari kita sama-sama 
> mengembangkan ekonomi syariah, bagi teman2 yg punya semangat berbisnis secara 
>  syariah segeralah berdiskusi


      Mencari semua teman di Yahoo! Messenger? Undang teman dari Hotmail, Gmail 
ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke