Kita perlu sekolah lagi, agar dapat memberikan inovasi inovasi yang terbaik, 
dengan mencoba berniat lurus, benar bersama, kita harus mengambil sikap 
bijaksana, kita tahu islam indonesia adalah islam permulaan kalau diambil dari 
rata2. Teknologi semakin maju, ilmu semakin canggih. Kita semua berusaha 
sesyariah-syariahnya dalam bermuamalah. kita berusaha adil, bertaqwa kepada 
Allah, maka mari kita saling nasehat-menasehati dalam bermuamalah. Teruskan, 
lanjutkan syariah kita semua sesuai kemampuan kita semaksimal mungkin .... , 
kita sempunakan pengetahuan syariah indonesia ... kita bangkitkan 
pemimpin-pemimpin dunia kita , kita support dengan niat yang baik, kita harus 
menguasai ilmu business secanggih apapun selama Allah tidak melarang kita.

Semoga DBS bisa semakin syariah, sehingga dapat memakmurkan masjid dan 
mensejahterakan umat serta membawa berkah untuk Dunia ....




________________________________
From: Gunawan Yasni <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Saturday, May 2, 2009 11:45:59 AM
Subject: Re: [ekonomi-syariah] Re:: Apakah bisnis Duta Business School Halal 
?(kembalikan ke Asholah Aja)





Salaam'alaik everyone. Member DBS dari majelis Adz Dzikra telah datang mengadu 
ke DSN MUI secara lisan menurut sumber terpercaya. Untuk sementara 
kesimpulannya saya adalah:

DBS / DFI mengklaim bisnisnya sesuai syariah padahal tidak pernah ada yang 
menyatakan kesesuaian syariahnya;
Fatwa / pendapat dari K.H. Miftah Faridl adalah bersifat umum bukan untuk 
mensertifikasi kesesuaian syariah DBS / DFI;
Dalam salah satu halaman websitenya DBS / DFI memberikan pernyataan bahwa 
mereka memproses kesesuaian syariahnya ke MUI di akhir tahun 2008 yang mana 
merupakan kebohongan publik karena DSN MUI belum pernah menerima presentasi DBS 
/ DFI sampai tahun 2008 berlalu.
Sekilas melihat cara jual MLM pulsanya, rasanya tidak akan lolos di Asosiasi 
Penjual Langsung Indonesia - APLI untuk memperoleh legitimasi Departemen 
Perdagangan dan rasanya karena itu DSN MUI sulit memberikan sertifikasi 
syariahnya walaupun mereka berusaha menjadikan Kyai2 senior menjadi Dewan 
Pengawas Syariah mereka sekalipun.
Motivasi dari sekian banyak anggota yang diiming-imingi uang yang banyak, bukan 
jadi distributor pulsa tapi jadi sekedar referral untuk anggota baru dan dengan 
demikian dapat fee ... jadilah MLM ini murni money game yang diharamkan menurut 
prinsip syariah.

Oleh karena itu:

DBS / DFI harus bertobat / berubah total kalo mau jadi syariah. Minta maaf 
kepada sekian banyak tukang ojek, mama anak2 yatim Majelis Adz Dzikra dan 
majelis-majelis ta'lim lainnya yang merasa jadi korban dengan menyetorkan uang 
ratusan ribu bahkan jutaan rupiah yang berakhir dengan hanya memperkaya upline 
mereka karena mereka bukanlah orang-orang sekaliber Aa Gym, atau bang Arifin 
Ilham yang mudah mempengaruhi orang untuk jadi downline mereka. 

--- On Thu, 4/30/09, BackPacker . <backpacker32@ gmail.com> wrote:


From: BackPacker . <backpacker32@ gmail.com>
Subject: [ekonomi-syariah] Re:: Apakah bisnis Duta Business School Halal 
?(kembalikan ke Asholah Aja)
To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com
Date: Thursday, April 30, 2009, 9:09 AM


mau piramida terbalik...mau gak pengen disebut MLM...dibilang mau ada
pelatihan... .
intinya balikin aja ke asholahnya (asalnya)... apa sih yg ingin di
transaksikan dlm muamalah ini?...pulsanya kah?...trainingnya
kah?...e-book motivasinya kah?...asuransinya kah?

kalo semuanya ingin didapet...yah berarti ingin dijual semuanya
tuh...cuma dibuatlah sistem yg mencoba mengakomidir itu semua....
jadinya yaah kesannya...ini semacam cara teknik2 marketing yg
dimodifikasi aja kan....

Pada tanggal 30/04/09, Agus Suhartono <agus.suhartono@ gmail.com> menulis:
> sebaiknya supaya masalah tidak berlarut-larut harap segera meminta MUI
> untuk memberi fatwa
> dan sebaiknya haru ada tenaga ahli dalam netork marketing ini
>
> Saya merangkum beberapa poin tentang DBS
>
> 1. DBS tidak mau dikatakan MLM tetapi CRP
> 2. DBS tidak mau dikatakan menggunakan skema piramid, melainkan piramid
> terbalik
> 3. Biaya pendaftaran disebut Hak Usaha (HU) dan dianggap sebagai
> Personal Franchice yang merupakan produk jasa.
> a. biaya 1 HU 200.000,- dengan nilai
> - asuransi kecelakaan (non syariah) dari BringinLife 10jt
> (ada yang tahu besarnya?) t
> - kartu diskon dari EC (15.000)
> - ebook (katanya senilai 750rb, sangat relatif dan sulit di ukur)
> - pulsa murah
> - content dbs, yang dijual teknologinya
> - pelatihan entrepreneur dan kepribadian, ini perlu
> dipertaanyakan bentuknya seperti apa, apa ada kurikulum, kalau leader
> tidak melakukan gimana?
>
> dari sini DBS berusaha memberi nilai tinggi dari HU, harap di
> kaji tentang nilai ini
>
> b. boleh membeli HU lebih dari 1, dengan harga 150.000
>
> 4. Bonus terbesar justru dari recrutment (jualan HU), tanpa beli
> pulsa pun dapat bonus, artinya kalau pulsa di-eliminer, maka jadi
> membeli Hak Usaha untuk bisnis jualan Hak Usaha
>
> 5. bonus dihitung dengan mengalikan dengan index mudhorobah
>
> index = ( [pendapatan] - [biaya opr] ) / [tot-bonus] = ( (
> [untung-dr-pulsa] + [untung-dr-HU] ) - [biaya-opr] ) / [tot-bonus]
>
>
 




      

Kirim email ke