Kalau itu namanya baitul maal. . . persis seperti yang ada jaman Rasulullah SAW, Khulafaur rasyidin dan khalifah-khalifah setelahnya...Siklus Chapra merupakan tahapan yang paling tepat untuk mewujudkan baitul maal tersebut...kapan ya umat Islam punya baitul maal lagi...yang akan mendistribusikan kekayaan agar tidak berputar di kalangan orang kaya saja Kemarin Dr. Didin Hafidudin menulis di republika bahwa sudah saatnya Zakat juga sebagai pengurang wajib pajak, sesuai semangat UU No. 38 Tahun 1999...Insya Allah trust masyarakat muslim juga akan meningkat untuk membayar pajak....sekalian orang non muslim juga bayar jizyah...agar statusnya menjadi dzimmi....:)
--- Pada Sen, 19/4/10, Ahmad Ifham <[email protected]> menulis: Dari: Ahmad Ifham <[email protected]> Judul: Re: [ekonomi-syariah] Kenapa Bank Syariah Lebih Mahal? Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 19 April, 2010, 12:19 AM Betul sekali, saat ini udah ada BAZ/LAZ dan lembaga ZISWAF lainnya. Namun terpisah. Konkretnya sih saya ber-MIMPI smoga suatu saat di bank syariah memiliki Direktur ZISWAF. Atau di BI ada Direktorat ZISWAF. Klo perlu setaraf dengan BI, namun keduanya digabung. Regards, Ahmad Ifham Sholihin From: Farizal FoSSEI <fari...@fossei. org> To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com Sent: Mon, April 19, 2010 11:37:03 AM Subject: Re: [ekonomi-syariah] Kenapa Bank Syariah Lebih Mahal? Kalau tolok ukur [ekonomi] syariah Islam adalah mempermudah [baca: kemaslahatan ummat], tentu bukan bank syariah-lah jawabannya. Perlu sebuah Lembaga Ekonomi Syariah yang memfasilitasi segala keperluan profit non profit yang bertujuan utama kemaslahatan. Perlu diterapkan konsep distribusi harta. Entah kapan bisa begitu ya... (ahmad ifham) Saya rasa memang bukan bank syariah (saja) jawabannya. Akan tetapi bank syariah bisa menjadi sarana untuk kemaslahatan umat tersebut. Sebuah (atau beberapa buah) Lembaga Ekonomi Syariah yang Mas Ifham maksud sebenarnya sudah mulai mucul dalam rangka menuju kemaslahatan umat dalam hal konsep distribusi harta. Mulai maraknya BAZ/LAZ baik itu bentukan pemerintah maupun swasta bisa masuk dalam kategori Lembaga Ekonomi Syariah, dalam BAZ/LAZ dibentuk konsep baik itu profit terlebih lagi non profit. “….agar harta itu jangan hanya beredar diantara orang-orang kaya diantara kamu…” (Al Hasyr: 7). Konsepnya pun perlahan (walau belum semuanya) telah mulai dipraktekan pada masa sekarang. Selain BAZ/LAZ, mulai juga bermunculan lembaga-lembaga wakaf yang mengurusi wakaf secara profesional (bukan sekedar untuk kuburan). Nah.. lembaga-lembaga tersebut pun juga beririsan dengan bank syariah, yaitu melalui program penghimpunan dana zakat dan wakaf (LKS PWU). Jadi.. kalau kata mas Ifham, Entah kapan bisa begitu ya... sepertinya saat ini sudah mulai Mas.... hehe... Farizal MPF FoSSEI Pada 16 April 2010 13:38, Achmad Khalil <achmad.khalil@ gmail.com> menulis: Maksud anda bagaimana? Diatas uang konvensional? - Achmad Khalil - From: rudi hidayat <rudihidayat@ gmail.com> Date: Thu, 15 Apr 2010 17:17:55 +0700 To: <ekonomi-syariah@ yahoogroups. com> Subject: Re: [ekonomi-syariah] Kenapa Bank Syariah Lebih Mahal? IMHO, karena bank syariah menjalankan praktek syariah diatas dasar uang konvensional yang non syariah, dimana uang itu rawan dipermainkan spekulan akhirnya customer yg dibebankan :( 2010/4/15 A Nizami <nizam...@yahoo. com> Wa'alaikum salam wr wb, Kalau begitu berarti belum sesuai syari'ah. Syari'ah Islam itu mempermudah. Bukan memperberat ummat. Coba kaji ayat di bawah: ”Dan jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.” [Al Baqarah:280] ”Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah…” [Al Baqarah:276] http://media- islam.or. id/2007/09/ 26/bank-syariah- harusnya- mempermudah- rahmatan- lil-alamiin/ Syari'ah itu jangan hanya sekedar label atau barang dagangan. Tapi juga harus benar secara substantif. Wassalam === Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits http://media- islam.or. id Milis Ekonomi Nasional: ekonomi-nasional- subscribe@ yahoogroups. com Belajar Islam via SMS: http://media- islam.or. id/2008/01/ 14/dakwah- syiar-islam- lewat-sms- mobile-phone --- Pada Rab, 14/4/10, Dimas Kusuma <dimas_economist@ yahoo.com> menulis: Dari: Dimas Kusuma <dimas_economist@ yahoo.com> Judul: Bls: [ekonomi-syariah] Kenapa Bank Syariah Lebih Mahal? Kepada: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com Tanggal: Rabu, 14 April, 2010, 9:33 PM Assalamualikum, Wr,Wb Sungguh pertanyaan yang menarik dan menggelitik terkait isu cost di perbankan syariah lebih mahal. Memang kita mengakui bahwa cost di perbankan syariah lebih mahal mengingat aspek operasionalisasi dan nature yang berbeda dari konvensional bank, yaitu : 1. Operasionalisasi perbankan syariah yang interest free based memberikan dampak pada bank syariah terlepas total dari kegamangan akan fluktuasi interest rate. Sehingga, bank syariah sebagai commercial parties yang juga mengharap keuntungan dari usahanya melakukan konpensasi dengan mematok setiap pinjaman dengan sistem fixed rate dimana dalam fixed rate cost itu sudah memasukkan unsur unanticipated future fluctuation. 2. Perlu diingat bahwa Indonesia saat ini menerapkan dual banking system dimana tak bisa dipungkiri pula bahwa fluktuasi interest rate pada conventional banks akan memberikan pengaruh dan sekaligus dorongan pada Islamic Banks untuk menyesuaikan tingkat pengembalian imbal hasilnya. Oleh karena dalam perbankan Islam, setiap pembiayaan atau deposit yang ditawarkan tidak diizinkan (1) memberikan persentase imbal hasil di depan, bilapun ada adalah sebagai indicative rate, dan (2) tidak ada capital guarantaee pada deposito yang diinveskan, example, mudarabah investment account. Sehinggalah Islamic bank membebankan biaya modal yang tinggi pada setiap financing proposal dengan tujuan liquidity safeguard, dan commercial risk aversion. Pendek kata, pembebanan fees yang tinggi pada Islamic bank sesungguhnya adalah upaya untuk meminimalkan unsur-unsur gharar, riba, dan maysir pada praktik dan transaksi dalam sistem perbankan. Mohon maaf bila ada kesalahan dan khilaf wassalamualikum, wr,wb Dimas Kusuma Dari: Irwan <irwansi...@yahoo. com> Kepada: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com Terkirim: Rab, 14 April, 2010 23:58:37 Judul: [ekonomi-syariah] Kenapa Bank Syariah Lebih Mahal? Banyak Orang ketika melihat brosur pinjaman modal usaha/pembiayaan syariah lainnya banyak yang mengeluh: 1. "Loh Kok Ini lebih Mahal dari Bank Konvensional? " 2. "Kok Bunga di Bank Syariah lebih besar?" 3. dll Kenapa Begitu y? Kok bisa pernyataan ini bisa terucap? ada yang bisa kasih wejangan? atau kenapa y pernyataan kedua bisa terucap seperti itu y? ____________ _________ _________ _________ _________ __ Apakah Anda Yahoo!? Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail. yahoo.com -- FARIZAL ALBONCELLI Blog: http://farizal- alboncelli. blogspot. com/ FS: [email protected] mobile: 021 950 42948
