Mas Pri, kelihatannya Ki Dalang Mas Soeyamto sudah punya persiapan untuk pensiun hehehe. Untung diterjemahkan, kalau ngga kan terpaksa saya print dulu neh, bawa pulang minta diterjemahkan, lah kan repot .
-----Original Message----- From: PRIANTO TIRTOPRODJO [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, June 11, 2008 3:15 PM To: [email protected] Subject: RE: [exbe2de] PERNYATAAN KOMNAS HAM TENTANG AHMADIYAH Wa utho, langit kelap kelap, bumi gonjang ganjing.......lha koq malah ndalang, kepiye iki --- On Wed, 11/6/08, Soeyamto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Soeyamto <[EMAIL PROTECTED]> Subject: RE: [exbe2de] PERNYATAAN KOMNAS HAM TENTANG AHMADIYAH To: [email protected] Date: Wednesday, 11 June, 2008, 2:49 PM Ini namanya hanya goro goro. Opo to tandane goro goro, gunung jugrug segoro asat kawah condrodimuko banyune mubal . Sireping goro goro , negoro aman titi toto lan tentrem , gemah ripah loh jinawi . Murah kang sarwo tinuku , subur kang sarwo tinandur. Griyo datan perlu dijogo, sato kewan datan perlu cinancangan yen esuk podo linepas ing pangonan yen sore podo bali marang kandhange dewe dewe, amargi saking raharjaning negari nusantoro. Maksudnya ini adalah hanya sebuah adegan goro goro , apa tandanya goro goro ? Ada gempa bumi, air laut menyusut , lumpur lapindo mendidih . Selesainya goro goro , negara aman dan tenteram, yang dibeli serba murah, yang ditanam serba subur, rumah tidak perlu dijaga lagi, binatang piaraan seperti sapi kerbau kambing dan anjing tidak lagi perlu diikat, kalau pagi dilepas dan sore hari binatang binatang tersebut kembali ke kandangnya masing masing. Hal ini terjadi arena semakin makmurnya negara Indonesia. _____ From: [EMAIL PROTECTED] com [mailto:estika@ yahoogroups. com] On Behalf Of Nandi Syukri Ch. Sent: Wednesday, June 11, 2008 1:40 PM To: [EMAIL PROTECTED] com Subject: RE: [exbe2de] PERNYATAAN KOMNAS HAM TENTANG AHMADIYAH Saya kurang paham dengan yang dimaksud dengan kebebasan beragama di negeri ini. Apakah semua agama bebas dipeluk? Lalu mengapa selama ini hanya ada 5 agama besar yang "diakui" keberadaannya di Indonesia, Islam-Kristen- Katholik- Hindu-Budha. Padahal masih ada agama lain yang cukup besar yaitu Yahudi dan Kong Hu Chu. Kalau tidak salah di Jepang juga ada agama/kepercayaan sendiri yang dulu dianut oleh para samurai. Kalau melihat pernyataan komnas HAM itu artinya semua yang dianggap sebagai agama memiliki hak hidup di negeri ini, lalu mengapa negara hanya mengakui 5 agama itu? Akhirnya gara-gara hanya 5 agama diakui, yang beragama Kong Hu Chu terpaksalah menulis Budha, Yahudi memilih bernama Kristen Advent (maaf kalau salah) dan Ahmadiyah mengaku sebagai Islam. Mestinya kalau mau begitu dibuat dulu pengakuan negara terhadap seluruh agama2 di dunia ini, termasuk agama Ahmadiyah itu. Jika itu dilakukan mungkin tidak akan ada penolakan terhadap Ahmadiyah. Toh, selama ini kan tidak ada penolakan terhadap agama-agama yang diakui negara. Malah mungkin agama yang dibawa Lia "Jibril" Eden pun akan diperbolehkan, dan dia tidak perlu dipenjara gara-gara menyebarkan agamanya. Salam -----Original Message----- From: Indiah Marsaban [mailto:indi@ dnet.net. id] Sent: Wednesday, June Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
