qalam26 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
"Ijma itu ada contohnya kesepakatan dari para sahabat dalam membukukan
Al-qu'ran dalam satu mushaf pada zaman kahlifah Abu Bakar RA, yang di
masa nabi hal tersebut tidak pernah ada".
Saya pernah membaca sebuah tulisan, kayaknya Ja`far Subhani, bahwa Al-`Qur`an
sebenarnya sudah terbukukan secara rapi sejak Zaman Nabi Saw. Nabi sendiri yg
mengintruksikan penulisan dan penyusunannya.
diantara argumen Ja`far Subhani yg saya ingat adalah penggunaan kata "KITAB"
oleh Nabi Saw dalam beberapa sabdanya; terutama dlm hadis tsaqalain; kira2
bunyinya; aku tinggalkan untuk kalian dua pusaka yang apabila kalian berpegang
teguh pada keduanya kalian tidak akan pernah tersesat; kitabullah (QUr`an) dan
sunnahku.
kitab -bisa dilihat dalam beberapa kamus- berarti mushaf atau
lembaran-lembaran yang telah disatukan dan disusun menjadi satu. jika al-Qur`an
masih tercecer dimana2, tertulis dalam berbagai bahan dan tersimpan dibeberapa
sahabat tentu ia tidak bisa disebut sebagai kitab, melainkan mushaf saja.
penyebutan al-Qur`an sebagai Kitab oleh Beliau Saw adalah indikasi bahwa
AL-QUr`an saat itu benar2 sudah menjadi seperti sekarang; utuh dalam bentuk
sebuah buku.
sedangkan yg dilakukan oleh para khalifah adalah memperbanyak bukan menyusun.
ini penting untuk menolak anggapan bahwa ada beberapa ayat yg tertinggal
dimasukkan oleh tim penyusun al-Qur`an pada masa khalifah.
wassalah, mohon koreksian jika ada yg salah, thanks
---------------------------------
Pinpoint customers who are looking for what you sell.