Kalo tak berdasarkan hadis
kalo tak berdasarkan ijma kiyas
ntar ditanya ama malaikat, loooh
apa dasarnya ?
7W + 8H nya mannaaaaa
hihihihihi

verri DJ <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               Boss, 
mendingan pake peribahasa kita saja, " Rambut bole sama hitam, 
 pendapat berbeda" gak perlu hadis dalam konteks itu...
 
 Masalah perbedaan adalah rahmat, perselisihan adalah tercela. Idiomnya sama 
 gelas setengah, bisa dibilang kosong separoh atawa penuh separoh.
 
 Jadi keduanya tidak ada masalah, yang masalah adalah sudut pandang saja..
 
 Salam,
 Dj
 
 At 07:47 PM 20/09/07 -0700, you wrote:
 >saya menyesal sekali tidak punya kemampuan mengakses reference terkait 
 >kesahehan sebuah hadis. tapi secara logika saya menolaknya. masa agama yg 
 >sangat menganjurkan persatuan (wa`tashimuuuuuuuuu bihablillahi walaaa 
 >tafarraquuuuuuuu) justru malah mengkampanyekan slogan berlawanan bahwa 
 >ikhtilafu ummati rahmah (perselisihan/perbedaan adalah rahmat). logikax 
 >-tentu logika bahlul-bahlulan- kalau kita ingin banyak mendapatkan rahmat 
 >maka perbanyak saja perselisihan diantara kita. kalau redaksix ikhtilafu 
 >ummat laknah (bahwa perselisihan umat adalah tercela) kayanya lebih pas.
 >
 >Thanks Ust. Qalam atas pencerahannya, saya ingin mengucapkan salam kenal
 
 
     
                               

       
---------------------------------
Shape Yahoo! in your own image.  Join our Network Research Panel today!

Kirim email ke