Wa alaikum salam

        Maaf saudara hasan saya juga masih sama seperti saudara, sama-
sama tolib (penuntut ilmu) dan bukan ust  kita hanya menjalankan amar 
ma'ruf nahi munkar dan tolong menolong diantara sesama kaum muslimin. 
Semoga alloh memberi hidayah kepada kita semua, yang terpenting kita 
benar-benar mencari hidayah dan petunjuk Alloh dengan iklash dan 
bukan sekedar main-main dan canda gurau...

ADA 2 Prinsip dasar islam 
1.Iklash ( Niat tulus dalam perbuatan dan ibadah hanya untuk Alloh) 
2.I'tiba  ( Mengikuti dan mencontoh Nabi SAW)

Saya coba menyadur tulisan untuk menjelaskan perbedaan prinsip 
mendasar dari syi'ah dan ahlus sunnah, dan mengapa kita harus 
mengetahuinya perbedaan tersebut sebagai sesuatu yang penting. Dan 
akan coba kita jawab apakah sunni merupakan produk sejarah atau ia 
memang memiliki sandaran dalil dari Al-Qur'an dan As-Sunnah. Tapi 
Pertama-tama kita sepakati dulu bahwa argumentasi kuat yang menjadi 
dasar kebenaran adalah dalil-dalil Al-Quran dan As-Sunnah...karena 
percuma jika diskusi dengan orang yang sudah tidak percaya lagi 
dengan kedua sumber dalil tersebut. 

Ahlu sunnah  diartikan dengan orang-orang yang atau berpegang pada 
sunnah nabi.
Sunnah menurut bahasa adalah jalan, metode, perjalanan hidup. 
Sedangkan menurut istilah Syara' Sunnah merupakan perjalanan hidup 
nabi dalam menerapkan atau mempraktekkan ISLAM. Atau mempraktekka isi 
Al-quran baik dari segi keyakinan, ibadah, hukum dan akhlak. 

Para ahli hadits menjelaskan sunnah sebagai segala sesuatu yang 
diriwayatkan dari nabi  yang berupa perkataan, perbuatan, ketetapan 
karakter, akhlak atau prilaku, baik sesudah maupun sebelum diangkat 
menjadi nabi. Jadi perjalanan nabi dapat kita ketahui dari kitab 
hadits. Oleh karenanya Ahlu sunnah sering disebut juga dengan Ahlu 
Hadits. 

Tentang penamaan sunni atau ahlus sunnah apakah ia hanya produk 
sejarah atau memiliki sandaran dalil??? ini beberapa dalil tentang 
ahlus sunnah

1. DALIL TENTANG PENTINGNYA BERPEGANG TEGUH PADA SUNNAH

Rasullah Bersabda :
"Aku wasiatkan kepada kalian bertaqwa kepada alloh, patuh dan taat 
walau pimpinan  kalian budak habasyi. Karena barang siapa yang masih 
hidup dari kalian, maka akan melihat perselisihan yang banyak. MAKA 
BERPEGANG TEGUHLAH PADA SUNNAH KU DAN SUNNAH PARA KHULAFAUR RASYIDIN 
yang memberi petunjuk, BERPEGANG TEGUHLAH KEPADANYA dan gigit dengan 
gigi geraham kalian. Waspadalah dengan perkara-perkara baru, karena 
setiap perkara baru adalah bid'ah dan setiap yang bid'ah adalah sesat.
 ( HR Abu dawud 5/4607 dan tirmidzi dia berkata hadits ini Hasan 
shohih)

Dalil ini menunjukkan pentingnya berpegang teguh pada sunnah (yakni 
contoh praktek islam dari nabi SAW) dan menjauhi segala bentuk 
praktek keagamaan yang tidak memiliki dasar atau tidak memiliki dalil 
Al-Qur'an dan As-Sunnah atau disebut juga dengan bid'ah. Bid'ah 
adalah segala bentuk praktek keagamaan yang tidak memiliki dasar dan 
sumber hukum dalam Al-Qur'an dan contoh dalam sunnah atau hadist Nabi 
SAW. Jadi Sunnah merupakan Lawan dari Bid'ah. Karena bid'ah merusak 
agama dan menciptakan sekte-sekte dalam beragama, insya Alloh kita 
akan jelaskan tentang hadist perpecahan umat selanjutnya. 
Dan hadist diatas menunjukkan akan datangnya zaman dimana banyak 
terjadi perselisihan dan perpecahan, fitnah-demi fitnah sehingga nabi 
berpesan untuk berpegang pada sunnahnya dan sunnah para sahabat 
sebagai keselamatan dari perselisihan yang banyak dan kerusakan bid'
ah.  


2. DALIL TENTANG PENAMAAN AHLUS-SUNNAH WAL JAMAAH

Perpecahan dalam islam tidak hanya sebatas sunni dan syiah, namun 
banyak firqoh-firqoh lainnya dan ditiap-tiap masa manusia cenderung 
terus berpecah belah, tentu ini adalah fitnah dan ujian bagi kaum 
muslimin. 

Nabi SAW telah bersabda:

"Telah berpecah kaum yahudi menjadi 71 golongan, telah terpecah kaum 
nashara menjadi 72 golongan; sedangkan UMATKU ini akan terpecah 
menjadi 73 golongan semuanya akan masuk keneraka kecuali 1, Maka kami 
(para sahabat) bertanya, siapakah yang satu itu ya Rasullulah? Beliau 
menjawab,"YAITU BARANG SIAPA YANG BERADA PADA APA-APA YANG AKU DAN 
PARA SAHABAT KU JALANI HARI INI (SUNNAH). Dalam riwayat  lain "beliau 
menjawab; AL-JAMA'AH (para sahabat).  
(Dikeluarkan oleh Tirmidzi 5/2641 )

Sesungguhnya telah nyata apa-apa yang diberitakan oleh RAsullulah SAW,
 dengan kemunculan Syiah, Jahmiyah, Mu'tazillah, Qadariyah, Khawarij  
Dan sekte sesat lainnya. yang pernah disinggung oleh nabi secara 
langsung adalah KHawariz dan qadariyah

Dari abu Umamah Rasullullah Bersabda :
Khawarij adalah Anjing-anjing neraka (At-Tirmidzi)

Qadariayah adalah majusinya umat ini (Abu dawud) 

 Hadits ini menunjukkan bahwa kaum yang selamat adalah kaum yang 
tetap berpegang teguh  dan bersatu diatas SUNNAH, yang mereka disebut 
sebagai AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH yakni  yakni islam yang mencontoh 
nabi dalam praktek Aqidah, Ibadah, dan Ahlak. Dan menjauhi perkara-
perkara yang tidak memiliki dasar dalil dan menghindari berpecah 
belahan. Karena diluar kelompok ahlu sunnah diancam oleh alloh dengan 
neraka…naudzu billah min dzalik. 

Kebenaran tetap satu walau manusia berpecah belah menjadi banyak 
golongan. 
Ini merupakan qadar alloh tapi bukan berarti kita pasrah dan tidak 
mau mencari kebenaran, menuntut ilmu dan berdakwah di jalan yang haq. 
Islam tetap menganjurkan untuk tetap bersatu seperti dan melarang 
berpecah belah seperti dalam firman alloh 

Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. (As-
Syuro : 13)

Hadis diatas merupakan kebenaran walau manusia tidak rido dengan 
kenyataan bahwa kebenaran adalah satu walau manusia berpecah-belah 
menjadi banyak. Dan kita wajib mengimani apa-apa yang dikatakan oleh 
Rasullulah SAW. 


3. PRINSIP AHLUS SUNNAH MENCINTAI PARA SAHABAT NABI

        Demi Alloh, tidak ada orang yang paling baik setelah nabi dari 
sisi ilmu, amal dan perkataan mereka melainkan para sahabat. Imam 
Ibnu Qayyim didalam kitabnya I'lamul Muaqqi'in mengatakan, "Para 
sahabat adalah orang yang terbaik hatinya, paling dalam ilmunya, 
paling sedikit membebani dirinya dan paling dekat dengan kebenaran. 
Dan para sahabat adalah orang-orang yang terbaik dalam al-Quran Alloh 
bersabda :

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh 
kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada 
Allah. (Ali 'Imron :110)

Alloh memuji para sahabat, dan nabi pun memberi gelar mereka sebagai 
sebaik-baiknya manusia. 

Rasullulah bersabda :

"Sebaik-baiknya manusia adalah generasiku, kemudian generasi yang 
akan datang sesudahnya, kemudian yang datang sesudahnya" (Dikeluarkan 
oleh Bukhori 3/3650)

Nabi melarang kita mencela para sahabat dan salah satu prinsip agung 
Ahlus Sunnah adalah menjaga mulutnya dari mencela para sahabat 

Rasullulah SAW bersabda:

"Jangan sekali-kali mencela sahabat-sahabatku, maka demi Dzat yang 
jiwa ku ada ditangannya, kalau sekiranya salah seorang diantara 
menginfakkan emas sebesar gunung uhud, niscaya tidak akan mencapai 
segenggam kebaikan salah seorang diantara mereka tidak juga 
setengahnya"(Dikeluarkan oleh Bukhary 3/3673)

Diantara prinsip-prinsip Ahlus Sunnah wal Jama'ah adalah bersih hati 
dan mulut mereka terhadap para sahabat rasul radhiallahu 'anhum. 
Berlainan dengan orang-orang Syiah rafidhoh atau khawarij yang 
mencela dan meremehkan keutamaan para sahabat padahal para sahabat 
dijamin sebagai golongan yang selamat. Syi'ah rafidhoh mencela bahkan 
mengkafirkan para sahabat bagaimana mungkin syiah dan sunni dapat 
bersatu dalam perbedaan prinsip yang mendasar ini???

        Ahlus sunnah memandang bahwa khalifah setelah rasullulah SAW 
adalah Abu bakar, kemudian Umar bin khatab, Utsman bin affan dan 'Ali 
bin  Abi Thalib RA. Dan tidak mencela salah satu orang diantara 
mereka. Dan dalam sebagian buku2 syiah dan buku para orientalis dan 
orang-orang yang sejalan dengan mereka selalu menjelek-jelekkan para 
sahabat dan ini bukan jalan orang-orang sunni. Bagaimana kita menjelek
-jelekkan orang yang Alloh sebut sebagai umat yang terbaik dan 
rasullulloh katakan sebagai sebaik-baiknya manusia ?? Bagaimana 
mungkin syiah dan sunni dapat bersatu dalam perbedaan prinsip yang 
mendasar ini???

Para sahabat dikenal juga dengan istilah AS-SALAFUS SHALEH.
SALAF artinya generasi terdahulu, yakni generasi pertama dan terbaik 
dari kaum muslimin yang menjadi standart dan contoh dalam beragama 
kaum muslimin hingga saaat ini. Oleh karennya kita sering mendengan 
istilah manhaj salafus saleh , yakni cara dan metode sahabat nabi 
dalam beragama dan MENGAMALKAN ISLAM, karena jalan dan golongan para 
sahabat itulah yang dijamin selamat dari ancaman neraka. Yakni orang-
orang yang bersama nabi, berperang bersama nabi yakni Abu bakar, Umar,
 Utsman dan Ali RA.

oh ya Yang dimaksud dengan ilmu

imam syafi'i berkata:

ilmu adalah perkataan alloh dan nabi SAW

Silahkan anda selusuri referensi berikut mudah-mudahan bermanfaat:

-       Prinsip-prinsip Aqidah Ahlussunah Wal Jama'ah S
(Syaikh Sholeh bin Fauzan bin 'Abdullah al-fauzan)

-       www.almanhaj.or.id (cari pada menu Manhaj )


-       Kitab tauhid 1 2 dan 3 
(Syaikh Sholeh bin Fauzan bin 'Abdullah al-fauzan)

-       www.Alsofwa.or.id
(KAJIAN ISLAM TERBUKA- AL-MANHAJ)







******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke