Trend minat menjadi guru naik tinggi dengan kemungkinan bahwa mereka lihat
profesi guru tidak "seburuk" yang diduga....apa iya begitu?? jangan-jangan
trend naik itu disebabkan oleh kecilnya lowongan pekerjaan yang ada? sehingga
yang melamar itu merupakan "sisa-sisa" dan bukan karena motivasi menjadi
guru...bukan begitu??!
salam,
Istiani
satriadharma2002 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
--- In [email protected], Manneke Budiman
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Yang saya tak setuju adalah analogi dengan tukang becak. Ini nggak
nyambung. Tukang becak tak akan mimpi jadi guru. Gila jika zaman gini
masih ada orang mimpi mau jadi guru! Tukang becak pun mungkin
impiannya sama dengan kebanyakan dari kita: pengen jadi milyuner, kalo
bisa. Namanya juga mimpi. Boleh toh? Mimpi jadi guru? Silakan tanya
deh ke mereka. Ada enggak yang mau?
Nah, Anda salah lihat lagi, Pak Manneke. :-) Sekarang ini trend untuk
menjadi guru sangat tinggi. Mungkin mereka melihat bahwa profesi guru
ternyata tidak 'seburuk' yang diduga. :-) Anggaran pendidikan 20% juga
membuat orang yakin bahwa penghasilan guru akan terdongkrak.
Salam
Satria
http://satriadharma.wordpress.com/
---------------------------------
Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.
[Non-text portions of this message have been removed]