Kalau nggak salah yg manggil professor itu kebanyakan kan mahasiswanya tho...?  
Lha kalau nggak punya mahasiswa, tidak ngajar atau tidak membimbing 
mahasiswa..lalu yg harus manggil  Professor siapa...atau harus pakai papan nama 
"Professor" saat dia melakukan risetnya...misalnya riset Pilkada.....
   
  Ah....atau memang itu orientasinya?
   
  Salam
  Kukuh Kumara

Manneke Budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Profesor ya pasti riset, wong riset dan ngajar itu terintegrasi kok. 
Yang lucu adalah kalo cuma riset aja tapi nggak pernah ngajar, terus minta 
sebutan profesor. Pemberi sebutan "profesor" juga mestinya lembaga pendidikan, 
bukan lembaga riset.

Ada info lain dari para miliser lain di FPK ini? selain Indonesia, ada nggak 
negara lain di dunia ini yang mengenal sebutan "profesor riset"?

manneke

Tri Handoko Seto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
bagaimana kalau profesor riset? dia masih tetap berhakmenyandang gelar itu 
walaupun sudah pensiun asalkan masih tetap melakukan riset?



         

 
---------------------------------
The fish are biting.
 Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke