Mungkin benar Darwin tidak bicara Jerapah, Pak (karena studinya di Galapagos). Salah saya. Tapi maksudnya begini:
Lamarck itu bilang kalau leher jerapah itu asalnya pendek, tapi karena sering dijulurkan lantas menjadi panjang. Leher panjang itulah yang terus diturunkan sampai sekarang. Teori ini sudah jarang penganutnya sekarang. Darwin bilang kalau jerapah itu lehernya asalnya ada yang panjang ada yang pendek. Tapi yang berleher pendek kalah bersaing dengan yang berleher panjang sehingga yang tersisa sekarang tinggal keturunan yang berleher panjang. Dawkins bilang kalaupun jerapah itu nantinya tidak "bahagia" dengan leher panjangnya, tapi kalau gen-nya bilang leher panjang itu paling baik untuk melanjutkan keberlangsungan keturunannya, maka si jerapah tidak akan melahirkan anak berleher pendek. Teori Dawkins masih kontroversial dan paling banter dibilang melengkapi teori Darwin karena prinsip natural selection-nya Darwin sampai sekarang masih belum terbantah Andi --- In [email protected], "edi_fa87" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- In [email protected], "si_andi" <si_andi@> > wrote: > > > > Kemudian soal Dawkins. Dawkins itu bukan menentang Darwin, Pak. Dia > > cuma melengkapi karena Darwin dulu nebak-nebak saja ketika dia harus > > berasumsi bahwa zaman dulu jerapah itu lehernya ada yang panjang dan > > ada yang pendek untuk mendukung teorinya. Dawkinslah yang menjelaskan > > bahwa leher panjang pendek itu adalah hasil kerja gen. > > > > Pak Andi, > yang ngomongin leher jerapah dalam kaitannya dengan evolusi itu bukan > Darwin, tapi Lamarck. Kalau sempat dan ada waktu, coba deh lihat lema > *Lamarckism* di wikipedia. > > salam > edi >
