setuju dengan bung Godlip...
rasanya tidak akan ada pemerintahan yang secara resmi dan tegas mengatakan
bahwa negara mengalami kondisi keuangan yang gawat....
paling dikasih sign yang enggak jelas misalnya kondisi keuangan negara kita
masih perlu dicermati dengan seksama bla bla bla

saya juga stuju dengan pak HS dan pak HQQ, antara adanya bail out dan
terlepasnya kita dari krisis saat itu sulit dibuktikan kaitannya
ilustrasi pak HQQ soal minum bir cukup menarik....
benar bahwa bir itu memabukkan tapi efek disetiap orang akan sangat berbeda
bisa saja saya minum 1 gelas bir sudah mabuk kepayang
tapi buat pak HQQ mungkin perlu beberapa botol untuk sampai tahapan yang
sama dengan saya
ibarat suatu negara ketahanan negara terhadap krisis juga tidak dapat kita
ukur secara exact
jadi akibat krisis saat itu tanpa bail out atau ada bail out cukup sulit
diukur

yang patut disyukuri apakah kita bersyukur bahwa kita terlepas dari krisis?

soal terlepas krisis harus dengan 6 T, rasanya buat saya lebih menarik
mencari kebenaran aliran dana 6 T itu kemana saja, tapi sayang DPR kita
sudah melenceng jauh, bahkan ada pertanyaan apakah LPS untung dengan
menginvestasikan 6T di bank century?
maksudnya kalau untung DPR mau minta keuntungan juga?

Salam

Kicky

2010/1/19 Godlip Pasaribu <[email protected]>

> Menurut saya ini hanyalah salah satu taktik untuk menenangkan masyarakat.
>  Bisa dibayangkan kalau Pemerintah pada waktu itu justru menakut-nakuti
> rakyat, apa yang akan terjadi?  Rate dollar saja sudah dempat menjadi Rp
> 13rb, Bank2 nggak ada yang berani mengucurkan dana, dlsb.
> Powered by Telkomsel BlackBerry�

Kirim email ke