Pro-Kontra Sanksi DK-PBB ke Iran : Simbol ketidakberdayaan Masyarakat Internasional. Begitu judul sebuah berita di Kompas Minggu, 01 April 2007 halaman 5 kolom Internasional.
Memang saya juga benar2 heran sama PBB dan perwakilan kita2 di sana. Kalau resolusi yang akan menekan Israel (baca : TERORIS LEGAL INTERNASIONAL) koq alootnya bukan main, dan pasti berakhir NOL BESAR. Giliran resolusi untuk MENYENGSARAKAN umat manusia penghuni suatu negara lemah, mereka bisa bersuara BULAT. Termasuk tentunya Indonesia. Padahal kalau Indonesia punya SUARA NURANI INDEPENDEN, pun tetap tidak akan mempengaruhi kebulatan suara ratusan negara2 lainnya. Tapi setidaknya kita akan menjadi negara yang dikenal dengan PEJUANG HATI NURANI, dan bisa bebas dari PERTANGGUNGJAWABAN di AKHIRAT kelak jika nantinya rakyat sebuah negara anggota PBB yg lemah akan benar2 MENDERITA ... Apa boleh buat. Sekarang kita telah MENJUAL harga diri dan kehormatan kita sebagai penganut BEBAS-AKTIF. Sekarang kita HARUS IKUT BERTANGGUNGJAWAB pada saat nantinya rakyat Iran atau lainnya benar2 MENDERITA. Apakah kini kita bangga menjadi negara yang suka MEMBEBEK pada negara BESAR yang notabene adalah KAPITALIS dan KOLONIALIS? Semoga Pemerintahan RI yang akan datang akan lebih BERHATINURANI. Maspri
