Hee..hee..hee...ide yang bagus juga. 
  Emang aneh di Indonesia ini, masak mau jualan kok enggak menyiapkan uang-uang 
receh untuk kembalian? Dimanapun diluar negri enggak ada uang kembalian-nya 
diganti dengan permen. Walaupun itu hanya satu penny (in pound sterling) atau 
satu "cent" di Amrik, selalu kembalian diberikan dengna benar. Dan mereka 
selalu siap dengan uang-uang receh kembalian dan tidak akan menggantikan nya 
dengan permen atau barang lain apapun.
   
  Anehnya jika kita memberikan uang yang pas, dengan recehan dua puluh lima 
rupiah dan lima puluh rupiah, para kasir nya kurang begitu senang (agak 
merengut). Tetapi mereka tidak merasa bersalah jika mengembalikan uang diganti 
dengan permen!
  Padahal kita kan membayar dengan satuan uang yang "syah", bukan uang palsu 
atau uang (currency) dari negara lain?! Tapi kok enggak senang karena kita bisa 
membayar dengan uang pas.
  Bukan karena saya berbuat "pelit" tetapi saya ingin melihat reaksi para kasir 
jika kita punya uang yang pas, karena sudah berkali-kali dapat permen yang 
akhirnya saya buang saja (karena ongkos ke "dentist" nya lebih mahalan). 
Ternyata mereka kurang senang.
   
  Salam,
  Yuli

"[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Atau,
Pada saat belanja, ambil sebungkus permen juga. ketika kembaliannya dalam
bentuk permen, buka aja permen yang sebungkus itu, terus bilang ke kasir
supaya isinya dikurangi biar genap bayarannya.

On 05 Apr 2007 02:24:08 -0700, Hendro Joewono <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Daripada berdebat panjang dengan kasir, coba cara ini:
>
> Pertama, siapkan beberapa bungkus permen di kantong. Waktu kasir
> memberi kembalian dalam bentuk permen, terima saja tanpa banyak
> komentar. Cukup tanyakan saja berapa nilai si permen tersebut. Setelah
> itu (setelah transaksi pertama selesai), tambah item belanjaan dengan
> barang kecil (seperti korek api, misalnya) dan membayar seluruh
> jumlahnya dengan permen yang ada di saku.
>
> Agak membutuhkan energi ekstra, memang. Tapi nggak apa-apa lah,
> daripada "geregetan." :)
>
> Anggap saja semacam Public Service Advertising yang dilakukan secara live.
>
>
> dro
>


         

       
---------------------------------
Sucker-punch spam with award-winning protection.
 Try the free Yahoo! Mail Beta.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke