Kalau ada istilah "korupsi berjamaah", maka dalam kasus tutup mulutnya orang-orang IPDN (baik Praja maupun Dosen dan Pamongnya) bisa disebut juga "gerakan tutup mulut berjamaah" atau "gerakan konspiratif dan kekerasan berjamaah", atau apalagi.
Lha gitu kok masih pengin disebut buah dari pendidikan dan pengajaran. Padahal buah dari pendidikan dan pengajaran kan mestinya manusia yang semakin manusiawi. Tapi kalau semua diam atau tutup mulut begitu, apakah itu tindakan manusia yang dilahirkan dari buah pendidikan dan pengajaran? Salam ----- Original Message ----- From: Wahyu To: [email protected] Sent: Thursday, April 19, 2007 10:12 PM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Inu Kencana PERNAH MEMUKUL PRAJA IPDN semalam dibahas di TV, ternyata ternyata timnya Pak Ryaas terkendala dalam melakukan investigasi karena gerakan tutup mulut baik dari Praja maupun dosen. Setau saya, orang yg menutupi masalah kriminal juga bisa dipidanakan. jadi sebaiknya mereka yg tidak kooperatif dipidanakan saja dan kalo memang semuanya tidak kooperatif, memang lebih baik IPDN dibubarkan saja.
