--- In [email protected], Iwan Wibawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > kesimpulan saya dari statement anda paragraph terakhir : > istri-istri yang teraniaya para suami, suami-suami yang teraniaya para istri, semuanya karena mereka "buruk", atau karena mereka "sial" ??? > kasihan kalau begitu nasib mereka semua ...
Kata "sial" saya beri tanda kutip. Artinya itu persepsi. Orang yang sedang bernasib buruk sering menganggap bahwa dia sial. Padahal belum tentu. Seringkali kita hanya salah "menerjemahkan" apa kebaikan dibalik "kesialan" ini. Kasihan? Relatif. Kasusnya bagaimana dulu. > catatan dari saya : yang saya percaya Tuhan tidak pernah membalas keburukan dengan keburukan, Tuhan saya maha pengasih dan penyayang. Wah pak... kalau keburukan dibalas kebaikan, enak dong koruptor.. ya ndak? mari kita balas Pak Harto sekeluarga dengan kebaikan berlipat ganda :) salam, fau
