FPK Yth.

Menurut saya pribadi, seharusnya acara binatang versi lokal begini
dibawakan oleh para konsevator atau dokter2 hewan dan peneliti
yg memang expert di bidang fauna/flora. Kalau sekedar pecinta alam,
kalau pengetahuan ilmiahnya mengenai flora fauna kurang, ya percuma.

Kak Seto penyayang anak2, bukan ahli binatang.
Rusady sister pecinta alam, yg jg bukan ahli binatang.
Bimbo jelas2 pencipta lagu dan penyanyi yg suka alam.

Kalau tidak salah inget, dulu ada acara TV mengenai satwa
Indonesia yg dibuat oleh WWF, dan asli bagus sekali.
Waktu itu yg saya lihat ttg penangkaran orangutan di Kalimantan.

Tapi kalau dikaitkan dgn TV lokal kita, ya susah, wong
yg diutamakan rating penontonnya kok, bukan mutunya!


salam,
totot



----- Original Message -----
From: "john simon" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, April 27, 2007 12:41 PM
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Badut di Jejak Petualang


> Pak Paulus Yth,
>
> Perumpamaannya kok "seperti orang kampung baru ketemu MALL di Jakarta"?
Hehehe, bagaimana dengan perilaku orang Jakarta yang baru ketemu MALL di
S'pore atau New York?
>
> BTW, saya setuju sekali dengan pendapat anda. Sebaiknya dipilih pembawa
acara yang sabar dan akrab dengan alam.
>
> Bagaimana dengan Kak Seto (pencipta "Si Komo") atau Rusady bersaudara
(Ully Sigar dan Paramitha) atau Kang Acil cs dari Bimbo (pencipta "Melati
Dari Jayagiri")?
>
> Salam.


Kirim email ke