Saya rasa pemerintah hanyalah ingin memajukan tingkatan kualitas dari sebuah 
pasar, karena dilihat dari segi kebersihan dan kesehatan, maka pasar swalayan 
dan pusat perbelanjaan modern jauh lebih bagus dari segi apapun, kecuali 
harganya. Nah dari pihak pedagang pasar tradisional, kalau mereka ingin maju, 
tentunya harus mau berfikir positif dengan cara menjalin kerjasama ataupun ikut 
bergabung dipasar modern

Cahyadi


----- Original Message ----
From: Totot <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, 3 May, 2007 9:07:19 AM
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Mall dan survey AC Nielsen

Saya setuju pada pemikiran bahwa pemerintah seharusnya
menjadi regulator dan fasilitator utk semua pihak dan semua
kalangan. Baik pengusaha mal, juga pedagang tradisional.

Yang saya sedikit bingung adalah, selama ini apa dong fungsi
PD Pasar Jaya selaku pengelola pasar tradisional?
Sepertinya kok tidak pernah kelihatan mengelola bidangnya dgn baik,
selain memungut retribusi ini itu dari pedagang ya?
Pasar2 tradisional tetap saja jorok, kumuh, kotor, dan berantakan.
Wajar jg para pembeli teralih ke mal utk beli kebutuhan sehari2.
Tempatnya nyaman, berAC, bersih, harga2 stabil, ada bonus2
promosi, dan segala macam servis yg memang dikelola dgn
baik shg bisa mengalihkan perhatian orang2 yg ingin belanja.

Lalu kalau sudah begini, kira2 bagaimana sebaiknya?
Adakah pemda juga memperhatikan kebedaraan pasar trad ini?
Atau malah mrk milih bikin mal demi pemasukan pajak?

salam bingung,
totot

Kirim email ke