Salam Coba mas klo ada waktu travel ke kota Malang Jawa Timur Perpustakaannya relatif lengkap. Klo gak dapet buku yang dicari, tinggal kasih info ke customer care nya. Beberapa hari pasti udah nongol. Saya yakin banyak daerah lain yang sudah seperti kota Malang, bahkan lebih baik, cuma masalah info up date aja yang jadi gap. Parahnya saya pernah baca kota Surabaya melakukan survey ke masyarakatnya tentang perlunya perpustakaan daerah yang representatif, hasilnya perpustakaan hanya menempati prioritas terakhir dari hasil survey tersebut.
Wasallam -------Original Message------- From: Totot Date: 05/10/2007 09:55:26 AM To: [email protected] Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Minat baca yang kurang! Buat Jessica, saya pribadi tidak menyalahkan cara2 gerilya utk mendapatkan informasi dgn fotokopi kok :-) Hanya saja cara2 tersebut memang menyalahi UU Hak Cipta dan merugikan pengarang/penerbit. Secara pribadi pun saya maklum dgn alasan2 soal gak mampu beli buku krn mahal dll. Tapi kalau saya lihat, ada juga mahasiswa yg katanya gak mampu beli buku, tapi hape-nya terbaru, jajan di kafe2, dan baju2nya trendy lho.... Poin saya adalah, jika minat baca dikaitkan dengan daya beli (atau minat beli buku), ya menjadi sangat2 relatif. Bisa jadi yg berminat baca besar justru yang 'kurang' daya belinya, atau vice versa... benar gak? Jadi intinya saya pribadi tdk masalah dgn fotokopi buku, selama itu dilakukan krn benar2 karena tidak mampu beli buku atau tidak bisa didapat dgn usaha lain. :-) Pengen deh kita lihat adanya perpus2 umum yang bisa dgn mudah dan murah diakses semua kalangan, di semua daerah. Kan katanya semua udah otonomi nih, tapi kok belum pernah denger ada anggaran khusus utk bikin perpus daerah ya? Selama ini yg saya tau di DKI, yg bikin2 perpus bukan pemda, tapi British Council, CCF, Pusat Kebudayaan2, dan LSM2 gitu. Kecuali perpusnas tentunya... salam, totot
