Mas Radityo trimakasih atas klarifikasinya :-)
Cuma kok kata mbak Cathlea, ada versi lain
bahwa sang polisi menyentuh dada sang wartawati...

Nah ini yg bener yg mana ya?

----- Original Message -----
From: "radityo djadjoeri" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, May 16, 2007 11:23 AM
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Pelecehan di Mabes Polri


Mas Totot,

  Yang ini mungkin lebih rinci...


  Reporter Tempo Alami Pelecehan Seksual oleh Polisi
Selasa, 15 Mei 2007, 13:52:02 WIB
  Laporan: Febrianto
  Jakarta, Rakyat Merdeka. Seorang reporter perempuan dari Koran Tempo
  berinisial MH, Selasa siang ini (15/5) mengalami pelecehan seksual yang
  dilakukan oleh oknum polisi di Mabes Polri.
  Dengan terisak, MH yang datang untuk meliput di lingkungan Mabes Polri
  pada pukul 11.30 WIB tersebut kemudian melaporkan ke Kepala Divisi
  Propam Mabes Polri Irjen Gordon Mogot.
  Cerita berawal ketika MH melewati area parkir gedung Bareskrim sisi
  kiri dekat Puslabfor sendirian dari pressroom. Di tengah parkiran, ia
  berpapasan dengan seorang polisi berseragam PDLT (seragam lapangan
  Brimob).
  Tiba-tiba, polisi berparas putih itu menyapa MH. â?oApaan tuh mbak yang
  menggantung- gantung,� celotehnya menggoda sambil cengengesan. Si
  polisi ini sudah kurang ajar. Dia mengatakan itu sambil menunjuk-nunjuk
  dada MH. â?oWah, besar!â? sambung polisi satu ini.
  Dengan spontan, reporter yang biasa meliput di lingkungan Mabes Polri.
  â?oMaksudnya apa? Saya laporin nanti!,â? hardik MH dengan jengkel.
  Keduanya pun berpisah begitu saja.
  Namun, MH yang merasa sudah dilecehkan oknum polisi itu tak terima. Ia
  sempat sesenggukan ketika menceritakan kepada teman-teman di JUMP
  (Jurnalis Mabes Polri). Dengan diantar wartawan lainnya, MH pun
  melaporkan pelecehan seksual oleh oknum polisi tersebut awalnya ke
  Bareskrim. Seorang perwira bernama Margono yang menerimanya.
  MH sendiri sempat mengingat, oknum polisi kurang ajar itu di label nama
  seragamnya ada tulisan â?oCH.â? Karena saking gundahnya, MH tidak
  mencermati nama di belakang CH tersebut. Wartawan lainnya ada juga yang
  membantu menguber si oknum. Tapi tidak ketemu.
  Saat ini, MH tengah diterima oleh Gordon Mogot di ruang Kadiv Propam.
  Kepada korban, Propam berjanji akan mencari oknum yang sudah berbuat
  tidak sepantasnya itu kepada kaum perempuan. iga



Kirim email ke