bapakeghozan & ajud ajudri, Tadi nya mata saya juga nyaris berkaca-kaca saat ybs (RD) menyebut nama Tuhan dan mengatakan ayahnya hanyalah seorang nelayan miskin lagi buta hurup.
Tapi tiba-tiba bathinku protes ! ah..itu ga bener..itu hanya lah air mata buaya seorang "Prof Dr Ir" yang terjepit akibat dari kenakalannya sendiri. Ada lagi loh....teman-teman FPK, dari seorang tokoh yang juga luar biasa gilanya menurut saya ? sebab beliau ini adalah juga salah seorang tokoh agama sekaligus Ketum ormas Islam terbesar negeri ini. Teman-teman FPK mo tahu siapa tokoh tersebut ? yaitu "KH.Hasyim Muzadi". Pengakuan ybs yang saya baca melalui "Teks Bejalan" siaran Metro TV begini : Saya tidak pernah menerima dana nonbudgeter dari Rohmin Dahuri, Tetapi memang Rohmin Dahuri pernah bertemu saya dan memberikan kepada saya uang sebesar Rp 10 juta. Gila ! Uuedan ! seorang tokoh Reformasi sekelas Amien Rais, Seorang Tokoh Agama sekelas KH.Hasyim Muzadi, Seorang Tokoh Pemikir sekelas Ir.Sarwono Kusumaatmaja kok bsa belepotan kaya gitu ya....? Salam, Suhaimi ----- Original Message ----- From: ajud ajudri To: [email protected] Sent: Saturday, May 19, 2007 7:19 PM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Amien Rais Siap Jadi Tersangka dan Dipenjara Menyimak pernyataan Pak Rukhmin Dahuri disalah satu station TV yang mengatakan bahwa ada pembunuhan karakter terhadap beliau. Bahwa beliau korban dari sebuah sistem.......Aku terharu dan miris sekali dibuatnya. Ternyata seorang Profesor seperti beliau memiliki pemikiran yang dangkal sekali, tak beda dengan maling kampung yg ketangkap lalu minta belas kasihan. Seharusnya beliau tentu sudah paham dan tahu betul bahwa dana siluman itu adalah dana kualat, dana yg bisa buat orang masuk penjara dan neraka. Seharusnya juga seorang cendikia seperti beliau lebih awal menyadari untuk memperbaiki, jangan malah ikutan menikmati, bahkan sekarang seperti mau jadi Robinhood lagi,......" bahwa dana itu sudah dibagikan ke orang miskin pesisir dan nelayan". Weleleleleh. Melihat pak RD rasa melihat pak Ogah. Melihat Pak Amin Rais seperti liat Pak Blehhhh. Setali tiga uang. Muak Salam
