Saya pikir pak amien ga salah, karena dia hanya menerima dana tersebut tidak
memintanya. Sama seperti ketika mahasiswa menerima beasiswa dari sebuah
yayasan di era orde baru. para mahasiswa tersebut tidak salah menerima dana
tersebut meskipun yayasan tersebut memperoleh dananya dari hasil maling. Sama
juga seperti Indonesia menerima bantuan dari negara2 utara yang memeproleh
kekayaannya dari hasil jarahan sumberdaya alam di timur tengah.
Mungkin kesalahan pak amien hanya tidak bertanya darimana dana yang
diterimanya berasal.
budi satria <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
wah hebat permainan katanya:
Pak Amien berani atas ketidakjujurannya, ia jujur atas ketidakjujurannya.
Ya, beginialah, kalau tidak obyektif, terus dipikirin dan dicari alasan
untuk menyudutkan orang yg tidak disukai.
Orang baik mengaku salah berniat jujur disalahin, sementara orang baik yg
tidak mengaku jujur tidak dikomentarin, maaf tapi anda tampaknya sensi.
"....jagalah hati jangan kau kotori......."
salam berantas korupsi-tegakkan demokrasi
salam tidak salah pilih pemimpin
salam jujur
ibud