Waduh, sampai hati banget petugas yang berwenang berlaku demikian ya. Apakah alasannya, sampai terjadi hal demikian?.
Apakah tidak terpikirkan oleh mereka, bila suatu saat hal tsb akan menimpa mereka ya?. Saya turut prihatin sekali pada keluarga tsb. Apakah kalau dengan memberi sesuatu, baru boleh diijinkan keluar sebentar untuk melihat terakhir kalinya jasad isterinya?. Diharap jangan sampai terulang kejadian tsb yang mengenaskan. Biarlah kita2 saling membantu orang2 yang membutuhkan pertolongan. Biarlah Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan kepada suami tsb & sanak keluarganya dan mengirimkan orang2 untuk membantunya. Lily --- In [email protected], "Rudy Thehamihardja" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Rekan Rizka. > > Itulah budaya aparat pemerintah Indonesia. > Hak itu hanya dapat dinikmati oleh orang2 yang kaya saja > Yang miskin hanya di iming-imingi haknya oleh orang2 yang jadi wakil partai > tapi ngakunya jadi wakil rakyat pada saat mereka kampanye. > > Kalau kita mengusulkan sila pertama PANCASILA diganti dari Ketuhanan yang > maha esa menjadi "keuangan yang maha kuasa" > Khan tidak bagus....walaupun itu kenyataan nya > > Lalu akan kemana negara ini dibawa oleh orang2 yang katanya mendapatkan > amanah pada jabatan2 penting ??????....wah masih gelap deh. > > Rudy Th > > > -----Original Message----- > From: [email protected] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of rizka > Sent: Monday, May 28, 2007 8:20 AM > To: [email protected] > Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Jenazah istri dibawa ke Rutan > > Setelah melihat berita di tv, jenazah istri dibawa ke Rutan > karna suaminya ingin melihat istri untuk terakhir kalinya, > karna suami sedang ditahan dan tidak mendapat izin untuk > pulang, sebegitu kaku kah aturannya ? Apa memang benar > seseorang yang ditahan tidak boleh izin untuk pulang sejenak > melihat jasad istrinya ? Seingat saya dulu Tommy Suharto > diizinkan menjenguk Suharto waktu sakit. > Saya sangat " ngenes " sekali melihat berita itu. Apalagi > setibanya jenazah di Rutan, menurut saya tidak ditempatkan ditempat yang > layak, hanya digeletakkan di lantai > didepan pintu Rutan, dan wajah jenazah menjadi tontonan > banyak orang, termasuk kamera para wartawan ? 2 orang > keluarganya jatuh pingsan melihat hal tersebut. Sungguh > menyedihkan !!! Saya sangat prihatin sekali, dan semakin > muak dengan pemerintah INDONESIA !! >
