Kelihatannya anda harus ganti nama  ..krn tampaknya mungkin ada miskin tapi 
tidak sombong...


Kalo ada  sedikit aja kesombongan.. khususnya sbg bangs iNdonesia... 
[pastilah tersinggung per sombong nya ..:)

Mengenai demo.. katanya sih kebanyakan yg ikut demo itu mendapat  duit 
lho.... , apalgi kalau FBR ..

Jadi ya biar aja mrk demo... , sekaligus nunjukkan ketersinggungan kita dan 
yg kedua mengebulkan asap dapur atau paling tidak utk ngebulnya asap rokok 
mrk..

Ingat kan bgmn orang Australia berdmo.. ketika Corby di hukum.. itu sudah 
jelas salah..., kalo Sutiyoso kan belum kelihatannya hubungannya dgn balibo 5.

Kalo menurut sy sih memang orang OZ sombong.... tapi tentunya terserah kita 
bertindak spy kita di hormati... Hitung2 an deh perang dagang...sy sih 
yakinnya mrk yang rugi..., utamanya kalo kita mau puasa dulu makan daging 
dan mie..., sementara rasanya dia sulit cari   minyak sawit.



Salam

Haniwar


At 03:32 PM 5/31/2007, miskin tapi sombong wrote:

>kelihatan-nya pak sutiyoso menggalangkan kekuatan bangsa hanya untuk
>gengsi pribadinya. Mengapa harus di iklankan masalah ini kepada
>rakyat Indonesia yang sudah hampir bosan dengan berbagai macam demo.
>dengan alasan menjaga martabat bangsa, rakyat terpaksa harus demo
>lagi dan demo lagi. kalu saja jumlah orang yang demo untuk masalah
>ini di kerahkan untuk membersihkan jakarta pasti jakarta sudah
>kekurangan sampah.
>
>saya jamin orang australia tertawa geli dengan pristiwa ini, karena
>yang rugi adalah orang indonesia yang demo. kalau saja waktu yang di
>pakai untuk demo di pakai untuk cari uang pasti masa depan
>keluarganya akan sedikit lebih baik. Semua orang mengerti kalau pak
>Sutiyoso merasa malu dan merasa di lecehkan, tingka polisi autralia
>itu sangat tidak wajar terhadap tamu resmi negara mereka, tapi
>haruskah pak sutiyoso membawa rakyat Indonesia ikut berkubang dalam
>lumpur politik australia??
>
>orang australia keturunan, penjahat?, narapidana? anjing, babi, najis
>dan di maki dengan segala kata kotor tapi sekali lagi mereka hanya
>cengar-cengir.
>
>pertanyaan-nya adalah mengapa pak Sutiyoso tidak menyelsaikan masalah
>ini secara internal antara kedua pemerintah indonesia dan australia??
>masih belum cukupkah demo2 yang di lakonkan hampir setiap minggu di
>jakarta?
>
>secara ekonomi(ekonomi indonesia) masalah ini akan lebih murah kalau
>di selesaikan secara internal,
>kalau para pendemo adalah bukan penganggur bayangkan nilai ekonomi
>dari waktu yang mereka pakai untuk demo?
>
>salam

Kirim email ke