Pak Zakariya,

Saya hanya berpikiran terbuka saja..apa itu salah????? 
saya juga tidak ingin pembangunan PLTN ini justru membawa petaka.
namun yang saya persoalkan, demo dan kegiatan itu dengan adanya pihak ketiga 
yang
'berpartisipasi' tentu saja wajar dipertanyakan, ada apa ini????
apa ada sesuatu yang disembunyikan dibalik itu??
tentu wajar kan??...
soal apakah semua warga Muria menolak kan tidak semuanya...tidak bisa dong 3000 
orang berbaris
teriak, teriak lantas mengklaim sebagai masyarakat Muria.. : )
Nah, soal Bupati..dia kan memang punya kepentingan untuk jadi gubernur Jateng..
soal walhi, greenpeace mereka sudah jelas kepentingannya memang soal 
lingkungan..
namun, yang saya tidak mengerti kepentingan perusahaan2 besar di Kudus 
'mensupport' kegiatan itu?? 
jangan-jangan...???
======
sudah menajdi hak masyarakat untuk bersuara atas kebijakan yang berkaitan 
dengan hajat hidup mereka
namun jangan sampai masyarakat justru dijadikan 'martir' untuk kepentingan 
ekonomis para kapitalis..



----- Pesan Asli ----
Dari: Zakariyya El Anshariyy <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Senin, 18 Juni, 2007 12:13:36
Topik: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: PLTN : UNTUK SIAPA ? - Demo Ditungganggi









  


    
            Siapa menunggangi siapa, Pak Samsidar?

  

  Demo tanggal 5 Juni 2007,  di lapangan Ngabul Tahunan Jepara oleh Forum 
Masyarakat Muria. Ada  anggota DPR RI, Aktivis Greenpeace, budayawan, seniman, 
kalangan  pengusaha, petani, nelayan, buruh dan sebagainya. 

  

  Demo tanggal 12 Juni 2007, di alun-alun Simpang Tujuh, kudus. Ada bupati 
kudus, Muspida kudus, pengusaha, buruh, mahasiswa dan lain-lain.

  

  Besok Pagi, 19 Juni 2007, demo serupa dilakukan di kabupaten Pati.

  Hari ini, 18 Juni 2007, demo BEM Nusantara se-Jateng.

  

  Semua menolak PLTN. Lalu siapa yang menunggangi? ????????? ??????

  

  Kalau biasanya Negara + Kapital (pengusaha) bersatu melawan kehendak 
rakyat... dianggap biasa

  

  Lalu ketika Kapital (Pengusaha) bersama rakyat bersatu melawan Negara 
dianggap ada yang menunggangi. ..

  

  Piye sich.... aku rak mudeng..

  Apakah salah kalau perusahaan ROKOK, KACANG, KERTAS, JENANG, MEBEL  bersatu 
dengan petani, nelayan dan buruh untuk menolak PLTN?? 

  

  Apakah negara ini juga tidak ditunggangi "investor asing" bidang energi  
nuklir?? Emang kita punya duit untuk mbangun PLTN? Punya teknologi  untuk 
decommisioning? ? Yang benar aja..... Jujur aja lah

  

  

  Salam Anti PLTN

  

  Warga Jepara Biasa (Bukan Pengusaha... biar tidak dianggap ditunggangi dan 
atau menunggangi, he, he, he)



Kirim email ke