Saya setuju dengan pendapat bentala....
Kita bukan baju yang digantung...........
Kalau kita gak kuat melihat suami selingkuh ya cerai. kalau kita gak kuat 
dimadu ya satu satunya jalan cerai. Kekuatan orang memang berbeda. Kalau sudah 
cerai gak usah mikir kita mau makan apa, jangan pesimis dengan rizki dan rahmat 
Tuhan, Tuhan maha kaya akan rahmat dan tahu kita kok....
Kalau saya gak kuat diselingkuhi suami dalam fikiran saya ya cerai dan walaupun 
setelah bercerai harus menjadi bakul mentimun di pasar ya akan saya jalani 
asalkan halal dan tidak tertekan. Memang kita gak punya otak.....
Salam
Bu Reni


----- Original Message ----
From: bentala2002 <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, June 21, 2007 3:12:04 PM
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Perempuan penggoda???


Jadi pengen ikutan....
Kalo saya, yang seorang ibu RT, yang ngga punya penghasilan, tapi 
tidak tergantung sama suami, karena bukan baju yang harus digantung...
Maaf seribu maaf....punya suami selingkuh??? ? Hanya satu kata "cerai" 
buat apa menghabiskan hidup dan waktu dengan laki-laki yang sudah 
tidak menghargai dan mencintai saya lagi....ngga lah ya...jalan masih 
panjang...apalagi cuma kembali karena sudah di tolak sana sini...
Bukan masalah matre atau tidak....hanya saya bukan keledai, saya 
tidak mau terperosok dua kali ke dalam kesalahan yang sama.
Apalagi suruh jadi detektif sambil terus buatin kopi...ngga usah ya!!!
Masih boleh ngangkutin barang aja sudah suatu kemurahan hati buat 
saya. Masalahnya tidak ada yang absolute di dunia ini.

Maaf jadi sewot.

Salam
--wenny--

Kirim email ke