Bu Reni,
Kalau menginginkan gambar lengkap tulisan itu ada disini :
http://rovicky.wordpress.com/2007/07/14/fakta-chernobyl/

Dari data ESDM yang membuat KEN (Kebijakan energi nasional)
menunjukkan adanya cadangan uranium di KalBar sebesar 24 000 ton. Ini
setara dengan kekuatan 3GW selama 10 tahun. Nah kalau dipakai hanya 1
GW saja, maka bisa untuk 30 tahun.
Catatan tambhan ini baru untuk KalBAR saja, belum Indonesia timur
lainnya.

Namun konsen Bu Reni sangat Valid.
Saat ini usaha untuk menggali sumber uranium ini sepertinya agak
tertinggal. Ini perlu juga digalakkan untuk mencari sumber-sumber
bahan-bakar untuk PLTN nantinya supaya tidak tergantung pihak lain.
Eksplorasi dan eksploitasi (Penambangan) juga harus diperhatikan oleh
ESDM mulai SEKARANG !

Kalau terlambat maka konsen Bu Reni ini akan menjadi sumber problem
dimasa mendatang.

Salam

RDP

--- In [email protected], reni renata
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Saya ingin penjelasan mengenai kesinambungan bahan
> bakunya?
> jangan-jangan sangat tergantung kepada pihak luar yang
> artinya sama saja dengan menggantungkan harapan di
> langit yang tinggi. Setiap saat bisa jatuh ambruk
> bruk... seperti sekarang ini jatuhnya indonesia salah
> satunya disebabkan oleh ketergantungan bahan baku
> indudtri yang harus diimpor dari luar sehingga ketika
> harga bahan baku harus dibeli dengan dolar, nilai
> rupiyah anjlok...
>
> Salam
> Bu reni

Kirim email ke