Pa Gondip, Temasek bukan hanya punya duit tapi mereka memang pintar. Lihat saja strategi mereka membeli salah satu bank bekas rekapitulasi. Awalnya mereka menempatkan banyak pentolan-pentolan eks BPPN di jajaran managemen sebagai balas jasa atas "PRESTASI" mereka menjual saham bank rekap dengan murah. Tapi sekarang mungkin mereka sudah DITENDANG karena tidak dibutuhkan lagi. Kalau kita sepakat bahwa BPPN (Badan Penjual dan Penggadaai Negara) adalah yang bertanggung jawab atas ini, tuntutan kita arahkan kesana termasuk penyelesaian dana BLBI. Dan harus diingat (janganlah jadi bangsa pelupa) sebagai dosa mereka terhadap generasi bangsa ini.
salam. ----- Original Message ---- From: Godlip Pasaribu <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, November 28, 2007 10:29:55 AM Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] TEMA SEKS Pak Adhie, menyalahkan Temasek menurut saya kurang tepat ya. Dia punya uang dan ingin membeli asset yang waktu itu ditawar-tawarkan malahan melalui road show sampai ke Hong Kong dan Inggris. Yang salah ya yang menjual dong? Kok sekarang yang jadi musuh bangsa Temasek? Saya juga termasuk orang yang kurang setuju menjual aset negara ke asing. Salam. [Non-text portions of this message have been removed]
