Pak Mahulae,

Saya juga ex karyawan BPPN dan termasuk salah satu
yang masuk ke Bank Recap yang anda maksud.  Saya masuk
ke Bank Recap bukan ditempatkan tetapi melamar
sendiri.  Tentunya Bapak tahu bahwa BPPN hanyalah
pelaksana atas kebijakan yang ditetapkan dari atas. 
Saya tidak menyangkal jika ada oknum karyawan BPPN
yang nakal.  Tetapi sudah berkali-kali diperiksa oleh
BPK kayaknya belum ada tuh yang ketangkap seperti di
KPU dan Komisi Yudisial.

Salam.



--- Hironimus Mahulae <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> Pa Gondip,
> Temasek bukan hanya punya duit tapi mereka memang
> pintar. Lihat saja strategi  mereka membeli salah
> satu bank bekas rekapitulasi. Awalnya mereka
> menempatkan banyak pentolan-pentolan eks BPPN di
> jajaran managemen sebagai balas jasa atas "PRESTASI"
> mereka menjual saham bank rekap dengan murah. Tapi
> sekarang mungkin mereka sudah DITENDANG karena tidak
> dibutuhkan lagi.  Kalau kita sepakat bahwa BPPN
> (Badan Penjual dan Penggadaai Negara) adalah yang
> bertanggung jawab atas ini, tuntutan kita arahkan
> kesana termasuk penyelesaian dana BLBI.
> Dan  harus diingat (janganlah jadi bangsa pelupa)
> sebagai dosa mereka terhadap generasi bangsa ini. 
> 
> salam.

Kirim email ke