Ketika Kata-Kata Menjadi Lapar

Ada Kata-Kata yang turun dari langit jingga
Bercerita tentang lapar pada masa yang kusam
Kata-Kata turun menjadi sebutir beras
Dan beras berubah menjadi harapan

Harapanlah yang membuat manusia hidup
Bukan kemarahan.....

Ketika aksara mulai berdarah
disusun dari masjarakat api
Maka bayonet bukan jawaban
Karena bayonet tidak pernah bisa merubah apa-apa

Kerja dan Kerja
Adalah satu kata, satu jiwa
Dalam kerja, masjarakat bisa bertahan
Dalam kerja, kehidupan berputar dari satu koma menuju koma yang lain.

Beras yang didapatkan
Dari merampas kerja
Adalah beras dengan sejuta kemarahan
ketika kemarahan menjadi gumpalan
Maka Revolusi adalah jawaban.





--- In [email protected], Yuliati Soebeno
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Oalah..... Anton, kalau kalah�puitis, puisi kamu�dengan Kang
Noer, jangan dijelek-jelekan gitu dong orangnya?
> Latihan saja terus, nanti pasti seindah puisinya Rendra.
> �
> Salam,
> Yuli

Kirim email ke