Pak Manneke

Saya membaca naskah terakhir saja, jadi tidak tahu proses entah ini revisi
yang keberapa.

Secagai pembanding pada saat pembuatan RUU Sisdiknas dimana saya terlibat,
sama juga dan penentangan banyak sekali, karena nuansanya pada waktu itu
bagaimana kita bisa menjerat orang yang menjual ijazah atau pemalsuan ijazah
dengan hanya 500 rb bisa langsung dapat MBA bahkah PhD lho dan dalam UU itu
syarat dengan hukuman dan denda.  Setelah UU itu di ketok, manfaatnya banyak
sekali saat ini, karena ia menjadi payung bagi dinas pendidikan untuk
mengadukan kepada polisi dan pengadilanpun dapat menjatuhkan hukuman
berdasarkan UU ini.

Saya analogkan saja UU Persesksualan (kayanya pornografi nggak keren menurut
saya) ini dengan sisdiknas, apakah nuansanya juga sama karena ada
kekhuatiran tentang adab bangsa ini yang perlu di guide dengan RUU itu, dan
saya yakin akan banyak untungnya nanti untuk menjerat orang yang
memperdagangkan keponakan-keponakan saya ke Batam, Menjerat produsen DVD
XXX, keponakan saya yang  suuuuur liat silet, was-was dst.. dst. ...dst.
Berdasarkan asumsi ini, saya baca secara harfiah saja dan sangat mengena
sekali dan tidak ada masalah jika dasar pemikirannya begitu.  Saya nggak
tahu dasar pemikiran pak Manneke, tolong dicerahkan saja, biar tambah asyik
gitu loh. Kalo ada masalah teknis, proses dan implementasi itu wajar-wajar
aja.

Oh ya..   saya punya koleksi photo almarhum abang saya sekitar tahun 64-an
pak. Banyak sekali photo ibu-ibu dan remaja wanita di Bali yang memang tidak
menutup dadanya pada saat itu. Kalau ini memang akar budaya dan bagian *
ekspresi* wanita bali, tolong lah orang bali kembali ke khittahnya untuk
seperti itu lagi, jadi jangan dipengaruhi untuk menutup dada seperti
sekarang kan nggak asyik lagi.

Oh ya saya tunggu sekali dengan harap-harap cemas Mbak Evi Doren kiriman
bahannya, dan kayanya saya tertarik sekali untuk menjadi expert di bidang
yang memberangsangkan ini.

Ilmi  Primus yang Tegar beriman
Ilmi Pria Memasuki Usia Senja yang Terus Segar bersama Istri Teman
(Tolong di fasilitasi di salah satu pasalnya agar terealisasi nama baru saya
ini)



2008/10/22 manneke budiman <[EMAIL PROTECTED]>

>   Lha Ade Armando yang pendukung berat RUU saja ngaku terus terang kalo
> ada beberapa masalah dengan RUU itu, ini Bung Ilmi kok malah bilang kaga ada
> masalah sama sekali? Padahal Ade Armando terlibat langsung dalam
> perumusannya lho...
>
> manneke
>

Kirim email ke