Mudah-mudahan Ade Armando punya andil dalam menyebabkan penundaan ini karena 
akal sehatnya yang akhirnya bicara, bukan kepentingannya. Pengakuannya yang 
jujur bahwa memang masih ada masalah dengan RUU ini sebetulnya merupakan kunci 
penting. Kalau konsultannya sendiri mengakui ini, maka saya yakin Pansus Ngeres 
itu mikir dua kali untuk memaksa mengesahkan RUU. Saya dengar malah ada 7 
fraksi yang menolak pengesahan tanggal 24 Oktober. Yang ngotot memaksa cuma PKS 
dan PPP.
 
Penundaan ini semoga betul dimanfaatkan untuk melakukan revisi signifikan 
terhadap RUU itu. Bagi saya pribadi, penundaan ini sendiri sudah merupakan 
bukti bahwa alasan-alasan yang diajukan kelompok penentang cukup solid, dan 
bukan asal bunyi.
 
Perlawanan yang gigih dengan didasari alasan yang jelas dan masuk akal selalu 
akan membuahkan hasil. Jika tiba saatnya proses dibuka kembali, kami semua 
tentu ingin secara serius mempelajari draft baru itu dan memberikan masukan 
seperlunya.
 
Semoga, pengunduran ini juga memberi lebih banyak kesempatan bagi Ade Armando 
untuk dapat menyampaikan suara kami di sini dan meyakinkan kawan-kawannya di 
Pansus tentang perlunya revisi fundamental atas RUU itu.
 
Ini saya kopikan dari milis sebelah, penjadwalan baru dan sedikit info tentang 
dinamika di dalam DPR dalam menyikapi RUU ini.
----------------
 
Up date perkembangan

RUU Pornografi

Jadwal di DPR 

(informasi dari staf ahli komisi VIII pada 20 Oktober 2008 jam 21.35 WIB)

1. 16

Oktober 2008 Rapat Bamus di DPR 

2. 16

Oktober malam 20 Oktober Rapat Konsinyering di Hotel Plasa, Purwakarta

3. 22

Oktober 2008 Rapat Panja 

4. 28

Oktober 2008 Rapat Paripurna

5. 30

Oktober 2008 Reses
----------------------

Peta di DPR 

(hasil informasi singkat dengan PDIP, PKB, PPP,

dan staf ahli komisi VIII)

1. Fraksi yang gencar mengusulkan pengesahan paripurna dilaksanakan pada 28 
Oktober 2008 yakni PKS dan PPP, namun 7 fraksi (selain PDS yang tidak hadir) 
menolak pengesahan tanggal 28 Oktober 2008, sehingga PKS dan PPP mengancam akan 
melakukan loby media dan meminta pimpinan melakukan rapat bamus lagi sidang 
pada tanggal 23 Oktober 2008. 

2. Pembahasan yang alot saat konsinyering yakni pasal 1 tentang definisi dan 
penghapusan pasal 14. Butuh waktu sekitar 2 hari 2 malam dalam pembahasan ini. 

3. Informasi jadwal di atas bersifat tentatif, kecuali jadwal paripurna yang 
kemungkinan besar akan ditunda lagi karena pasca uji publik di 7 provinsi, 
Panja kembali melakukan pembahasan draft RUU Pornografi berdasarkan aspirasi 
masyarakat. Sehingga kemungkinan jadual pembahasan RUU akan diperpanjang lagi.

semoga informasi singkat ini dapat membantu kita dalam menyusun strategi 
selanjutnya.

salam hangat,

Yuli - Muth 

Div. Reformasi Hukum dan Kebijakan 

Komnas Perempuan 

Jl. Latuharhary 4 B Menteng


--- On Tue, 10/21/08, im_armando <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: im_armando <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] RUU Pornografi Hampir pasti batal disahkan
To: [email protected]
Received: Tuesday, October 21, 2008, 9:55 PM






Ini ada kabar gembira buat mereka yang menentang RUU Pornografi.
Hampir pasti, RUU Pornografi tak akan disahkan pada 24 Oktober.
Jadi akan dibahas lagi sesudah masa reses, yakni November.
Menurut kalkulasi politik, pada November pun DPR tak akan mensahkannya 
mengingat tekanan keras Bali, media massa dan, terutama, PDIP dan PDS, 
tak akan membuat DPR berani ambil risiko.
Jadi, diduga RUU tidak akan lolos sampai terbentuknya pemerintah dan 
parlemen baru.
Jadi, have fun, ya guys!

ade armando
PS. Supaya jangan ada yang menuduh posting saya ini bagian dari akal-
akalan politik, saya tetap menyarankan para penentang RUU Pornografi 
terus bicara sampai terbukti bahwa RUU ini betul-betul batal disahkan.

 













__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke