Yang dikehendaki bukan sekedar penundaan pengesahan tapi pembatalan pembuatan peraturan perundang2an yang tolol spt ini!
Memerangi pornografi pasti akan mendapatkan dukungan yang hebat dari banyak pihak. Namun berpura2 melakukan hal tersebut u/menyembunyikan agenda lainnya merupakan suatu kedunguan nan memuakkan! Jika para anggota legislatif maupun pejabat pemerintah masih bernafsu u/ 'mengganti baju RUU Pornografi' tsb akan jauh lebih baik jika mereka mencari negara lain sebagai tempat mereka menduduki posisi terhormat tsb. Bukan masyarakat daerah tertentu yang harus memisahkan diri dari NKRI. Energi dan anggaran kita ini sudah banyak terbuang sejak beberapa tahun lalu sementara tugas mendasar menyejahterakan rakyat banyak terabaikan. Seandainya para petinggi itu mampu sengotot itu u/urusan Lapindo maka sejuta terima kasih akan dilayangkan! ED Sent from my BlackBerry� wireless device from XL GPRS network -----Original Message----- From: "im_armando" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Wed, 22 Oct 2008 01:55:57 To: <[email protected]> Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] RUU Pornografi Hampir pasti batal disahkan Ini ada kabar gembira buat mereka yang menentang RUU Pornografi. Hampir pasti, RUU Pornografi tak akan disahkan pada 24 Oktober. Jadi akan dibahas lagi sesudah masa reses, yakni November. Menurut kalkulasi politik, pada November pun DPR tak akan mensahkannya mengingat tekanan keras Bali, media massa dan, terutama, PDIP dan PDS, tak akan membuat DPR berani ambil risiko. Jadi, diduga RUU tidak akan lolos sampai terbentuknya pemerintah dan parlemen baru. Jadi, have fun, ya guys! ade armando PS. Supaya jangan ada yang menuduh posting saya ini bagian dari akal- akalan politik, saya tetap menyarankan para penentang RUU Pornografi terus bicara sampai terbukti bahwa RUU ini betul-betul batal disahkan. [Non-text portions of this message have been removed]
