Nggak juga nihilisme mas Eko. Cuma kenyataannya Tuhan menciptakan
manusia dengan "wajah yang menghadap ke muka". Bukan ke belakang !
Jadi janganlah kita bersikap seperti "kucing yang mengejar ekornya sendiri"
sehingga terus berputar-putar seperti "merry go round" dan tidak maju
maju.
Bukan nihilisme melainkan beda paradigma saja. Ada yang punya
paradigma "fiat iustitia ruat coeli" tetapi ada yang punya paradigma beda
"fiat voluntas tua".  Keduanya penting.  Saya sih cuma pikir bangsa ini
jangan hendaknya terus seperti kucing yang berputar-putar mengejar
ekornya sendiri. Habis energi dan tidak  maju-maju boro-boro mencapai
tujuannya.

[Energi banyak terkuras berusaha menghukum HMS tetapi gagal karena
ybs wafat. Energi dikuras lagi berusaha harta keturunannya dibalikkan
ke negara. Sampai kini tidak berhasil apapun. Sampai kapan mau dikuras
lagi energi massa untuk hal-hal seperti itu? Saya sungguh tidak tahu...
karena "energi massa" itu bukan penjumlahan satu tambah satu jadi dua
semata-mata...]

Mang Iyus


    Re: Ke Mana Energi Bangsa [khususnya,generasi muda] Mau Diarahkan..
    
<http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/message/107486;_ylc=X3oDMTJ0cjhnMzVhBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzEzMDA2NzAyBGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRtc2dJZAMxMDc0ODYEc2VjA2Rtc2cEc2xrA3Ztc2cEc3RpbWUDMTIyNzM4OTAyOA-->



      Posted by: "EKO KERTAJAYA" [EMAIL PROTECTED]
      <mailto:[EMAIL PROTECTED]>



        Sat Nov 22, 2008 1:04 pm (PST)

nggak juga seh mang.
perspektifnya aja yg harus diperbaiki.
pengampunan, empati atau apalah masalah gampang itu.
artinya suatu aksi haruslah ada penjelasan logisnya.
klo segala sesuatu yg muncul musti kalimat ; ya..sudahlah.
....
nggak apa2lah....., biarkanlah.....etc. taruh di mana akal sehat ini.
mungkin dari situlah endemi amnesia kita sebenarnya berawal.
krn selalu menafikan logika akal sehat.
lihat kalimat terakhir mang iyus " biarlah yg maha adil........."
seperti kalimat pengikut nihilisme.
yg diatas itu pengadilan yg seadil-adilnya, percaya itu.
tapi yg di bawah ini, manusia2 ini hrs berusaha menegakkan keadilan
bagi sesama manusia. semampu kita.
tdk maen sodor ama yg dilangit sono.

Kirim email ke