ini tipikal org indonesia. walaupun tinggal d luar negeri tetap aja
masih indonesia banget.
aturan yg dibut pemda disesuaikan dulu dg kepentingan pribadinya.
kalau tidak merugikan, maka didukung.

dg argumen yg sama dg anda buat, maka ibu saya akan senang kalau jam
di negaranya dibuat dari jam 1 dini hari hingga jam 10 pagi. toh sama
aja 8 jam kerja plus 1 jam istirahat. sehingga tidak mengurangi waktu
tidurnya. lagian lebih enak. karena biasanay ibu sembahyang jam 12
malam. setelah itu langsung siap2 kerja.


begitukah cara pikir anda?

--- In [email protected], Sulaeman_H.
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Saya tingal di luar negeri jadi saya tidak bisa menghayati tantangannya
> orang Jakarta kenapa keberatan usulan anak masuk sekolah jam 6.30 pagi!
> Bisa lebih spesifik menjelaskan unsur pelanggaran terhadap hak anak yang
> anda maksud? Kok kayaknya menakutkan sangat isunya.
>
> Bukankah jam belajar dimajukan 1/2 jam  kompensasinya pulang dimajukan
> juga 1/2 jam?
> Bukankah kalau bangun terpaksa harus lebih awal setengah jam maka jam
> tidurpun bisa diatur maju 1/2 jam?
> Bukankah pulang sekolah dimajukan setengah jam dan bisa diatur kegiatan
> diluar sekolah minta dimajukan juga setenga jam lebih awal supaya
sinkron?
> Yang nggak bisa diatur itu mungkin rasa ngantuk orang tua bangun
lebih pagi!
>
> Ribut-ribut mau mengadukan ke komnas perlindungan anak dengan dalih
jumlah
> jam tidur anak-anak jadi berkurang, bagaimana perinciannya bisa
berkurang?
> Itu semua tergantung cara kita ngatur waktu bangun dan waktu tidur! Anak
> saya selalu bangun pagi sekitar jam 4.30 mandi dan bisa sembahyang
subuh.
> setelah itu makan sambil belajar sampai siap berangkat ke sekolah.
Meraka
> memilih tidur awal dimalam hari supaya bisa bangun awal dipagi hari.
Apa ada
> yang salah dengan anak sepeti ini? Saya malah diuntungkan karena kalau
> mereka belajar semalam suntuk justeru banyak gangguan, termasuk gangguan
> acara TV malam yang seru!
>
> Kalau ada  yang punya teori anak mesti tidur 10-11 jam! itu untu
anak kecil
> yang masih TK atau playgroup! dan anak-anak sekolah TK seperti ini bisa
> dikecualikan tetap masuk jam 7 atau malah 8 pagi kalau keberatan.
> Tapi kenapa takut dicoba? Setahu saya yang dimaksud tidur 10 jam
untuk anak
> tidak 10 jam terus menerus tanpa putus. Jadi boleh disambung dengan
tidur
> siang selepas sekolah.
>
> Siapa sih orang tua yang disiplin menjaga anak-anaknya cukup tidur?
> Kebanyakan justeru orang tua yang mesti diajukan ke komnas
perlindungan anak
> karena tidak mampu melindungi anaknya dari buang waktu karena main
PS2, main
> PC game, nonton film kartun dan lain sebagainya! Waktu anak-anak kita
> justeru habis untuk yang sepeerti ini bukan habis gara-gara jam
sekolah maju
> 1/2 jam, apalagi masih baru rencana!
>
> Kalau ada yang menyarankan kenapa bukan orang tuanya saja yang masuk
awal
> jam 6.30 pagi. Justeru malah tambah kacau bagi kebanyakan keluarga.
Sebab
> sangat susah kalau ayah ibunya pergi duluan ke kantor sementara anaknya
> masih ada dirumah! Justeru yang enak kalau orang tuanya pergi mengantar
> anaknya masuk sekolah dan terus ngeluyur kekantor. Keuntungannya dua,
> pertama anaknya bisa diantar ke sekolah. Kedua pasti masuk kerjanya
tidak
> akan banyak kesiangan karena paling tidak ada waktu 1 1/2 jam dari
sekolah
> ke kantor. Ini sedikit banyak bisa mendistribusikan kemacetan akibat
> kebiasaan orang masuk kantor mepet waktunya mendekati jam 8.
> Salam
> SH

Kirim email ke