sekali lagi pendapat pak sulaeman benar dan ini juga tanpa pretensi utk
dikomparasikan dng pendapat pihak lain.
masalahnya adalah apa yg diperdebatkan ini hanyalah mencari solusi
teknis partial dari keruwetan masalah lalu lintas di jakarta.
ntar kalo peraturan jam kerja ini diterapkan, trus beberapa waktu lagi
muncul masalah baru, pasti jam kerja kerja ini akan diubah2 lagi.
dipikirnya kita2 ini kayak tikus2 percobaan di laboratorium besar yg bernama
jakarta. coba ini coba itu, suka dipakai gak suka dibuang.
lha kalo cuma solusi macam gini, ngapain juga kita punya pemimpin
macam fauzi bowo,  anak smp mikir kayak gitu ya bisa.
rhenald khazali bilang bedanya pemimpin dng yg dipimpin itu adalah
pemimpin itu punya visi. keruwetan lalu lintas jakarta haruslah dicarikan
solusi yg lebih komprehensif. jakarta kasat mata memang telah overloaded.
kenapa seh pemda tdk melontarkan ide misalnya memindahkan pusat
pemerintahan ke luar jakarta, etc.  ide2 seperti kalo diperdebatkan akan
menghasilkan solusi yg lebih  konkret drpd sekedar meributi jam kerja
anak sekolah dan pns.

----- Original Message ----- 
From: "Sulaeman_H." <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, November 25, 2008 8:16 PM
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kalau PNS masuk jam 06.30 wib


> Saya kira dalam hal ini kita tidak dalam posisi membetulkan dan
> menyalahkan keberatan atau kesetujuan orang. Kita hanya mau tukar
> fikiran dan pengalaman serta menuangkan kesulitan masing-masing dengan
> perubahan jadwal ini supaya bisa saling paham. Ada baiknya berbagai
> pendapat dituangkan supaya bisa dirangkum secara lengkap untuk masukan
> sebelum yang berkuasa mengambil keputusan. Kalau memang terbukti
> sangat banyak yang keberatan atas berbagai alasan yang memang bisa
> dipahami kenapa juga harus dipaksakan diubah walau niatnya ide itu
> murni untuk mencari solusi terbaik.
>
> Saya sekarang baru paham mengapa di Malaysia dan singapura orang lebih
> memilih time zone negaranya diubah  dipercepat satu jam. Jadi kalau di
> Jakarta jam 7 pagi maka di singapura dan Malaysia waktunya sudah
> menunjukkan pukul 8 pagi. Alhasil walau di Singapura dan Malaysia
> banyak anak sekolah yang masuk pukul 7.20 pagi tapi sebetulnya di
> Jakarta masih pukul 6.20 pagi dan anak-anak di negara itu sudah mulai
> beredar menuju ke sekolah dikala matahari belum muncul! Nah dengan
> trik macam ini maka seolah-olah mereka masuk sekolah jam 7.20 padahal
> suasananya persis masih pagi buta macam di Indonesia. Memang secara
> psikologis sangat manusiawi kalau angka jam itu mempengaruhi kebiasaan
> hidup.
>
> Tapi seperti saya bilang tadi, kebiasaan orang berlainan dan
> tantanganpun berbeda-beda sehingga kita perlu melihat apa yang terbaik
> untuk keadaan kita. Yang untuk orang lain bagus belum tentu untuk kita
> bagus mungkin.
> SH

Kirim email ke