Selamat malam,
selamat buat Demokrat, berkat "iklan pamungkas pendidikan gratis" yang
ditayangkan sejak 6 April 2009, Demokrat melaju kencang. Salut buat "konsultan
politik" yang merancang iklan hingga ke tanggal pembomannya. Panas setahun
disiran hujan sehari. Iklan Gerindra yang berbulan-bulan jadi hilang maknanya
dihapus oleh iklan Pendidikan Gratis ini. Bisa apa kalian, Gerindra? Gigit jari
dan bengong aja! Ha..ha....ha...
Herannya, hingga detik ini, kenapa Bawaslu, Panwaslu, KPI, Para Pemimpin
Parpol, Para Pengamat Politik dan lainnya, tidak mengangkat dan
memperbincangkan "jurus keji" ini? Seperti di F1, jika kita mau "adil",
Demokrat semestinya udah "di-diskualifikasi". Sayang, ini Indonesia bung,
tempat di mana "keadilan" cuma ada di sila kelima Pancasila, ya cuma tersurat
nyata di sana......cuma itu.......
Lalu, kog perolehan suara PG kali ini bisa menyusut? Ha.....ha.....ha.....wahai
para kader dan simpatisan PG.....jika kita bersama-sama menyimak keseluruhan
belanja iklan PG, terutama 3 hari terakhir masa kampanye.....iklan 1 halaman
penuh berserakan di hampir harian yang terbit di bumi pertiwi
ini.....bandingkan iklan Demokrat, yang melibatkan keseluruhan
kadernya.....iklan PG cuma menongolkan wajah SP & JK.....maunya apa sih SP &
JK?
Akhirnya.....jangankan para simpatisan, para kader "sejati" PG sendiri merasa
"nek" dengan iklan tersebut....sepertinya PG adalah "cuma" milik pribadi SP &
JK.....apakah SHB X dan kader-kader lainnya tidak berhak atas PG?
Ha..ha...ha....wahai kader PG....bangunlah....sadarlah.....Partai ini milik
bersama....ayo....kembalilah ke berorganisasi yang benar......SHB X
satu-satunya harapan untuk "menyelamatkan" Partai....Jangan lupa......SHB X
adalah "masih" seorang Raja Sejati...
PG kalah, penyebab utamanya adalah sifat egois SP dan JK. Di Pilkada SUMUT
juga, di mana SP sok ikut campur dengan nepostime kekeluargaannya dan
kementang-mentangannya karena punya segepok duit, PG kalah telak..... PG itu
milik bersama......sadarlah....SP itu tidak layak dijual.....
ha...ha....sungguh jelek "konsultan politik" yang dibayar PG.......
salam sejahtera buat Indonesia yang lebih cerdas.......et
[Non-text portions of this message have been removed]