Ya ada ajalah, Pak. Kalo tadinya dibayangkan hidup di istana bakal bergelimang 
harta dan kemewahan, tapi ternyata si empunya istana ogah kasih itu semua, kan 
impian bubar. Makanya minggat.
 
Coba tanyain ke Bu Deasy ya, kenapa dia mau menikahkan anak gadisnya yang konon 
diperkosa sang pangeran dengan si pemerkosanya itu. Coba tanya deh kenapa. Nah, 
balik ke pertanyaan Anda, maka saya mau tanya hal yang sama juga: ini orang 
gila apa?
 
Kalo orang bilang dia disiksa fisik, maka untuk mebuat orang percaya haruslah 
dibuktikan. Anda gak bisa bilang "lepas ada buktinya atau enggak". Kalo dia 
bilang disantet, nah ini baru gak bisa dibuktikan. Gitu lho.
 
manneke

--- On Thu, 6/4/09, Godlip Pasaribu <[email protected]> wrote:


From: Godlip Pasaribu <[email protected]>
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Awas Agenda Setting Manohara
To: [email protected]
Received: Thursday, June 4, 2009, 9:45 PM


Pak Manneke, saya juga sebal melihat sikap Ibu Manohara yang kayaknya mau 
memanfaatkan anaknya utk popularitas dlsb. Cuma saya tetap percaya bahwa 
Manohara diperlakukan tidak baik oleh Pangeran Kelantan itu dan kemungkinan dia 
disiksa saya juga yakin, lepas dari ada buktinya atau tidak. Gila apa orang mau 
melepaskan diri dari kehidupan Istana kalau semuanya berjalan baik2 saja?

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Kirim email ke