Sebenernya saya males mengomentari artikel ini, tapi setelah dibaca bener2, 
akhirnya saya tulis juga.


"Saya ini kesatria. Tidak mau menyimpang dari aturan dan taat aturan.
Tidak baik di depan rakyat hantam menghantam apalagi dalam deklarasi
kampanye damai," ujar SBY saat mengawali kampanye nasionalnya di GOR
Ken Arok Malang, Jawa Timur, Jumat (12/6).
Seorang ksatria yang benar2 ksatria, tidak akan mengatakan dirinya seorang 
ksatria. Yang pantas mengatakan seseorang itu ksatria adalah orang lain yang 
bukan dirinya. 

SBY menyebut kampanye damai yang digelar KPU dua hari lalu sebagai
pihak ang "dikeroyok". SBY menyebut banyak telepon dan SMS yang
diterima kyean. Ada Allah. Ada rakyat Indonesia," ujarnya sambil
mengelus dada.
Kalau memang seorang ksatria, tidak perlu mempertontonkan seolah teraniaya. 
Rupanya resep menjadi seorang teraniaya masih digunakan oleh seorang yang 
mengaku ksatria.

Salam




--- Pada Sab, 13/6/09, Agus Hamonangan <[email protected]> menulis:

Dari: Agus Hamonangan <[email protected]>
Topik: [Forum-Pembaca-KOMPAS] SBY: Saya Kesatria
Kepada: [email protected]
Tanggal: Sabtu, 13 Juni, 2009, 5:36 AM











    
            
            


      
      Laporan wartawan KOMPAS Wisnu Nugroho A



http://nasional. kompas.com/ read/xml/ 2009/06/12/ 16033416/ SBY.Saya. Kesatria



MALANG, KOMPAS.com — Calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut 
diri sebagai kesatria yang tidak mau menyimpang dari aturan karena taat aturan. 
Karena kesatria, SBY yang merasa dikeroyok tidak mau balik menghantam lawan 
politiknya.



"Saya ini kesatria. Tidak mau menyimpang dari aturan dan taat aturan. Tidak 
baik di depan rakyat hantam menghantam apalagi dalam deklarasi kampanye damai," 
ujar SBY saat mengawali kampanye nasionalnya di GOR Ken Arok Malang, Jawa 
Timur, Jumat (12/6).



SBY menyebut kampanye damai yang digelar KPU dua hari lalu sebagai pihak ang 
"dikeroyok". SBY menyebut banyak telepon dan SMS yang diterima kyean. Ada 
Allah. Ada rakyat Indonesia," ujarnya sambil mengelus dada.napa diam saja saat 
dikeroyok. "Meski dikeroyok. Tidak perlu cemas. Ada Tuh



SBY meskipun bermain aman tidak menyebut nama untuk setiap serangan baliknya, 
siapa yang dimaksud dalam tiap serangannya sangat jelas yaitu dua capres 
penantang Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla.



Mengenai Megawati, SBY berujar tidak ingin menebar angin surga dan janji-janji, 
padahal saat menjabat tidak melaksanakannya.



Soal Jusuf Kalla, SBY berujar tidak ingin menyampaikan kata-kata yang 
menggebuki pemerintah, padahal yang bersangkutan masih ada di pemerintahan.




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Yahoo! Upcoming: Singapore Arts Festival 2009 15 Mei - 14 Juni 2009. 
Lihat!  http://upcoming.yahoo.com/event/2166746/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke