Pernyataan Andi Mallarangeng yang memperjuangkan SBY dgn segala cara membuktikan kepada saya bahwa dia adalah oportunis sejati. Inilah selebritis politik yang dikarbit oleh TV dan media, termasuk pengamat politik yang muda2 itu. Sungguh disesalkan pernyataan bahwa orang di luar Jawa belum layak jadi presiden, dalam konteks apapun pembahasannya tetap tidak layak dinyatakan, sekalipun itu fakta di lapangan. Kita berjuang untuk keIndonesiaan, bukan memecahkannya, hanya gara2 pilpres.
Daniel Ronda Makassar Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Agus Hamonangan" <[email protected]> Date: Thu, 02 Jul 2009 22:53:30 To: <[email protected]> Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Pernyataan Andi Mallarangeng Bertentangan dengan UUD 1945 http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/07/02/22570491/Pernyataan.Andi.Mallarangeng.Bertentangan.dengan.UUD.1945 MAKASSAR, KOMPAS.com Forum Rektor Indonesia Simpul Sulawesi Selatan (FRIS-Sulsel) menilai pernyataan anggota tim kampanye nasional capres SBY-Boediono, Andi Mallarangeng, sangat bertentangan dengan amanah UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika karena Indonesia masyarakat majemuk. Pernyataan kontroversial Andi Mallarangeng itu diucapkan saat kampanye SBY-Boediono di GOR Andi Mattalatta, Rabu, mengandung unsur SARA, yang menyatakan: "Belum saatnya orang Sulsel memimpin bangsa Indonesia." Ketua FRIS-Sulsel, Prof Dr dr Idrus A Paturusi, di Makassar, Kamis (2/7), mengatakan, UUD 1945 dan BTI memberi kesempatan kepada setiap warganya untuk menggunakan haknya, termasuk siapa saja yang mencalonkan diri untuk memimpin bangsa ini. "UUD 45 dan Bhinneka Tunggal Ika saja mensyaratkan seperti itu, kok ada orang yang ngomong ngelantur di depan massa kampanye bahwa belum saatnya orang Sulsel menjadi presiden," ungkapnya. "Alifian yang juga juru bicara Presiden SBY seharusnya tidak mengeluarkan pernyataan seperti itu sebab akan memicu keresahan warga Indonesia, khususnya yang ada di provinsi ini," tambahnya. FRIS-Sulsel juga menilai bahwa pernyataan Andi saat berorasi kampanye SBY-Boediono di GOR Andi Mattalatta mengandung unsur SARA, bahkan telah melecehkan etnis serta SDM masyarakat Sulsel sehingga dapat mengganggu persatuan dan kebersamaan warga di daerah ini. "Dia harus minta maaf kepada warga Sulsel serta yang bersangkutan diminta untuk tidak mengulangi pernyataan seperti itu lagi sebab akan memicu konflik," katanya dan menambahkan, janganlah suasana yang cukup kondusif menjelang Pilpres 8 Juli 2009 berujung pada hal-hal yang tidak diinginkan. Idrus juga mengajak masyarakat Sulsel untuk berpartisipasi menggunakan hak pilihnya dengan mendatangi TPS-TPS serta mampu menjaga ketertiban, kedamaian, dan kebersamaan dalam menghadapi pesta demokrasi tersebut. Budayawan Sulsel, Ishak Ngeljaratan, secara terpisah menilai, pernyataan Andi bahwa orang Sulsel belum waktunya menjadi presiden, sangat "mengerikan" dan itu merampas hak orang lain untuk menggunakan haknya sesuai UU tersebut. "Biarlah setiap warga Indonesia yang majemuk ini menggunakan haknya, bukan dihambat hanya karena ingin mempertahankan pemimpin bangsa yang sekarang ini," ungkapnya. Terkait dengan majunya Jusuf Kalla (JK) yang mencalonkan diri sebagai calon presiden bersama pendampingnya Wiranto, menurut Ishak, wajar-wajar saja karena beliau ini juga sudah banyak memoles bangsa ini, baik sebagai mantan menteri maupun wakil presiden yang masa jabatannya bersama Presiden SBY berakhir Oktober 2009. "Orang Sulsel memiliki dua rasa malu, yakni malu karena berbuat kejahatan dan malu jika tidak berbuat kebaikan bagi daerah dan bangsa ini," ujarnya seraya menyatakan, janganlah menghalangi orang dalam berbuat baik pada bangsa ini. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ ===================================================== Pojok Milis Komunitas Forum Pembaca KOMPAS [FPK] : 1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS 2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://epaper.kompas.com/ , http://kompas.com/ dan http://kompasiana.com/ 3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan ke anggota 4.Moderator E-mail: [email protected] [email protected] 5.Untuk bergabung: [email protected] KOMPAS LINTAS GENERASI ===================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
