Sorry bung adyanto, saya tidak sependapat dengan anda, yang mengeneralisir bahwa semua wartawan bodoh. Saya lama berkecimpung didunia jasa komunikasi, saya tahu mana wartawan (media) yang berkualitas dan mana yang tidak, mana wartawan (media) yang berkualitas dan independen dan mana yang tidak. Kalau anda sudah menyebut nama metro tv sebagai media yang bodoh, saya pikir ini sudah sebuah justifikasi yang salah. Justru metro TV menyiarkan pidato tersebut supaya publik bisa melihat dan mencermati ini pidato tersebut. Jadi menurut saya, metro TV itu cerdas dan mencerdaskan, bukan bodoh dan membodohkan.
Salam Wong ndeso, --- Pada Sab, 25/7/09, Adyanto Aditomo <[email protected]> menulis: Dari: Adyanto Aditomo <[email protected]> Judul: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] SBY... ADUH...KOK GINI? Kepada: [email protected] Tanggal: Sabtu, 25 Juli, 2009, 2:11 AM Artinya: Tidak ada wartawan di Indonesia yang cukup cerdas. Semuanya bodoh!!!! Bodoh sekali!!!!! Saking bodohnya, Metro TV hampir setiap waktu menyiarkan ulang pidato SBY tersebut agar rakyat dan juga wartawan bisa memahami dimana letak kebodohan para wartawan tersebut, terutama wartawan Metro TV yang terlanjur mengulas Pidato SBY secara intense. Bodohnya wartawan, masih gak jelas juga dimana letak kebodohan mereka. Ya sudahlah, kalau Presiden dan para pendukungnya bilang wartawan itu bodoh dan tukang pelintir, ya sudahlah, terima saja. Faktanya memang begitu kok he he he he he he he he he Salam, Adyanto Aditomo
