dengan teori anda ..gak perlu bukti mutlak...utk dihukum .
bgmn kalau di terapkan pada kasus Susno dgn Budi sampurrno aja dulu ?? kan ada bukti tekaman doang juga udah cukup...10 Milyar euuyy belon lagi memang ada surat sakti soal rekening Budi di Century ayoo berani gak ?? , jangan double standard orang tuh di hukum harusnya " beyond all reasonal doubts"., rasanya semua juga tahu yg bela Bibit gak pakai duit.., kalau soal yg dukung anggodo cs , nungkin yg kayak anda , kan jelas ada duit dari anggoro dan barangkali juga dari pengacara para koruptor yg di vonis salah oleh KPK, atau anggota DPR ygt erancam di tangkap KPK ente ini belagak gak tahu aja bhw mafia hukum memang ada lucu banget ide anda media yg dukung bibit di beli mafia korupsi/ , lha kan Bibit chandra yg nangkapin koruptor , kalau yg ditangkap jaksa dan polisi banyak yg pada bebas tuh di pengadilan... kalau toh di vonis bersalah udah dikasih tahu dulu shg bisa kabur ke LN spt Joko Chandra ehh ngaku ya sesungguhnya gak ada bukti bagi bibit dan chandra ? HS At 08:05 AM 10-11-09, you wrote: >Melihat pemberitaan media yg trkesan sangat berpihak pd bibit-candra >mk..saya curiga kalo media jg tlh "dibeli" oleh para mafia korupsi. >Bgmna tidak?!,mrk - para editorial media- dgn terang-terangan & >tanpa malu-malu membentuk opini sesat agar kasus bibit candra di sp3 >saja,krn dgn alasan tidak brpedoman pd bukti mutlak. > >Mrk mungkin lupa/pura-pura tidak ingat bhw korupsi sudah mnjadi >"agama tidak resmi" diindonesia,ia memang dinafikan,dicerca dan >sekaligus dibenci oleh setiap orang,tp ia jg diimani oleh sebagian >besar aparat dinegeri ini. >Krn kejahatan korupsi ini adlh Extraordinary crime" maka..penanganan >nya pun harus lewat cara-cara yg Extraordinary jg(spt bukti2 kuat polisi). > >Mengharapkan bukti MUTLAK kejahatan ini adlh MUSTAHIL,spt bukti >kuitansi penyerahan uang oeh ary muladi & dsaksikan oleh >notaris/pejabat yg brweanang dsb.
