Anda tidak salah mendengar, cuma kurang lengkap mendengar keseluruhan wawancara. Ketika Nasrudin masih hidup dan mendapat sms dari Antasari, Nasrudin mengatakan kepada Rani bahwa kalau sampai terjadi apa-apa dengan dirinya (Nasrudin), itu adalah perbuatan Antasari. Jadi yang dimaksud Rani adalah perkataan Nasrudin sewaktu masih hidup. Sebetulnya wajar Nasrudin mempunyai feeling akan adanya kemungkinan dibunuh. Dia mengumpankan isterinya ke pejabat tinggi, kemudian menggunakan skandal pelecehan tersebut untuk melakukan pemerasan. Hasilnya bisa reward yang besar, tapi resikonya juga besar, nyawa bisa hilang.
Rgds, Har.- On 11/13/09, welly w <[email protected]> wrote: > > Semoga saya tidak salah dengar... > dalam wawancara di salah satu tv, ketika ditanya kurang lebih "apakah anda > yakin bahwa Antasari yang membunuh suami anda?" > Rani menjawab: "ya. suami saya mengatakannya" > > Sepintas saya berpikir, "suami" yang mana? Kalau almarhum Nasrudin, jelas > gak mungkin to. Lha apa ada lagi? > > Ada yang dapat memberi pencerahan [Non-text portions of this message have been removed]
