Pertama-tama ikut prihatin dg keadaan yg dialami mas
Idaman Gaji.
Menurut pemahaman saya grading system mutlak hrs di
ikuti dg subsystem2 yg saling terkait dan melengkapi.
Kedua, dari apa yg di tulis mas Idaman Gaji, saya ber
kesimpulan system grading kelihatannya di serahkan ke
masing-masing kepala kantor (tidak terpusat).
Ide ini sebenarnya baik, krn di dasarkan pada argumen
bahwa kepala kantor lebih tahu segalanya tentang anak
buahnya. Suatu konsep yg mestinya pantas didukung.
Tetapi ini akan menimbulkan permasalahan, bila
organisasi menganut sistem mutasi antar
wilayah/region. Permasalahan akan bertambah lagi bila
sistem/kriteria pemberian grading belum terdefinisikan
secara baik.
Ketiga, akibatnya persepsi dan subyektifitas atasan
menjadi mengedepan kl kriteria diatas tidak dinyatakan
secara jelas dan tegas.
Keempat, grading ini idealnya secara periodik hrs di
evaluasi. Sehingga sbg suatu sistem memungkinkan
kenaikan dan penurunan grading.
Kelima, sbg suatu sistem juga perlu di lengkapi adanya
"komisi" yg mengakomodasi semua keluhan dr staf. Tugas
komisi tadi melakukan verifikasi, klarifikasi,
evaluasi atas pemberian grading dan keluhan yg
disampaikan staf. Ini untuk menghindari subyektifitas
atasan, menjaga akuntabilitas dari atasan dan sbg alat
check n balance.
Pakerti Hutomo
Seneng ngeliatin tingkah birokrasi
--- idaman_gaji <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kemana lagi harus berharap dan mencari jawab...
>
> Adalah sebuah pandangan yg sangat baik, saat
> digulirkan sistem grade
> dalam pembayaran TKPKN. Filosofi yg dikemukakan pun
> sangat layak untuk
> didukung. Hadiah diberikan sebagai bonus kinerja
> yang baik dari
> seorang pegawai, sementara hukuman diberikan sebagai
> pemacu untuk
> meningkatkan kinerja yang kurang baik dari seorang
> pegawai. Diperlukan
> prinsip measureable, reasonable, dan reachable yang
> terstandar dan
> berlaku umum dlm menentukan kriteria kinerja yg
> harus dicapai seorang
> pegawai untuk dapat mengukur dirinya sendiri dan
> menginstrospeksi diri.
>
> Adalah saat ini sedang atau mungkin sudah dilakukan
> penilain kembali
> atas kinerja pegawai untuk menentukan tingkat grade
> di semester yang
> akan datang. Dengan tetap menghormati prinsip
> kerahasiaan dan hak-hak
> yang dimiliki oleh semua pimpinan yang menentukan
> tingkat grade
>
________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/