Urun rembug sedikit aja..
Setuju sekali dengan Bapak Joyo dan Mbak Endah...
Emang harus tetap dimasukkan dalam SABMN aset-aset yang telah memenuhi nilai 
kapitalisasi, meskipun pada awalnya telah salah menempatkan kelompok belanja.
Tambahan dari saya hanya, pada saat membuat Laporan Keuangan harus dicantumkan 
dalam CaLK yang menjelaskan dimana terjadinya ketidaksesuaian akun.

joyo_fis <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             Menambah 
sedikit tanggapan mba' Endah
 
 Memang bener seperti yang mba' endah sampaikan bahwa untuk
 "mengamankan" aset tetap/BMN yang diperoleh dari pihak yang tidak
 berhak untuk "mengamankan", dari manapun belanja itu direalisasi,
 sepanjang barang tersebut memenuhi persyaratan dalam klasifikasi aset
 tetap, dengan tujuan untuk dikuasai tentunya (Bukan diserahkan kepihak
 lain) dicatat dalam SABMN/SIMAKBMN.
 
 Sebaliknya meskipun kita membeli mobil atau membangun gedung, tapi
 kalau tujuan kita pada saat mau mengadakan barang/aset bukan untuk
 dikuasai (dengan tujuan untuk diserahkan ke pihak lain/dihibahkan)
 tidak perlu kita catat ke dalam aset tetap, tapi cukup di persediaan
 dalam neraca.
 
 Barangkali di sini yang perlu kita cermati adalah masalah penerapan
 AKUN dalam DIPA yang sudah terlanjur tidak sesuai BAS ini sebaiknya
 kita apakan. 
 
 Kalau menurut saya yang sudah jelas tidak sesuai, seperti dalam BA 069
 yang merupakan Belanja Biaya/Upah pungut digunakan untuk Belanja Modal
  seharusnya tidak direalisasikan karena itu sudah jauh, tapi kalau
 misalnya ada Belanja pakai 52 untuk belanja barang yang memenuhi
 kriteria/klasifikasi aset tetap itu yang masih sering terjadi, gimana
 ini apa kita maklumi dulu ???
 
 Tapi sekali lagi pada prinsipnya bahwa untuk pengadaan aset yang
 memenuhi kriteria klasifikasi aset tetap, dari manapun asalnya, demi
 mengamankan aset negara dari pihak-pihak yang ingin "mengamankan",
 aset tetap harus tetap dicatat dalam BMN..
 
 Demikian sedikit tambahan, maaf kalau ada yang kurang pas
 
 --- In [email protected], endah marty <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 >
 > 
 > Nuwun sewu, ikutan diskusi menanggapi sebagian kecil isi topik dari
 bapak zaenal
 >  
 > Secara administratif dan akuntansi, barang yang memenuhi persyaratan
 (sesuai ketentuan yang berlaku) untuk masuk klasifikasi aset
 tetap/BMN, maka harus dibukukan dalam SIMAKBMN walaupun barang
 tersebut bukan berasal dari klasifikasi belanja 53.
 > Bila barang itu dari awal memang direncanakan untuk diserahkan
 kepada masyarakat maka akan masuk dalam klasifikasi barang
 persediaaan, yang apabila pada tanggal pelaporan belum juga
 diserahkan, maka akan dibukukan sebagai persediaan dan disajikan dalam
 neraca sebagai persediaan.
 > Jadi sepertinya tidak akan ada cerita "diamankan" oleh yang tidak
 berhak, karena harus tetap dibukukan dalam SIMAKBMN yang nantinya juga
 akan masuk ke dalam neraca SAKPA (walaupun tanpa korolari sebelumnya)
 setelah data SIMAKBMN diterima dan diproses di SAKPA.
 >  
 > Demikian, mohon maaf bila  terdapat kekeliruan dan ada yang kurang
 berkenan
 >  
 > salam,
 > -------------------
 > From: [EMAIL PROTECTED]: Tue, 1 Apr 2008 19:37:49 -0700Subject: Re:
 [Forum Prima] BAS Vs DIPA
 > 
 > 
 > 
 > 
 > ...............................
 > Hal ini karena apabila belanjayang sifatnya modal kemudian
 dimasukkan ke akun 5811maka nantinya tidak akan kelihatan asetnya di
 laporan,so jika aset tersebut pada akhir tahun "diamankan"oleh yang
 tidak berhak, juga tidak apa-apa , karenamemang tidak tercatat.Karena
 kita tahu, jenis belanja yang mempunyaikorolari entry itu cuma belanja
 modal (akun 53) yangmenambah aset di laporan.isit Your Group | Yahoo!
 Groups Terms of Use | Unsubscribe 
 > 
 > 
 > 
 > Recent Activity
 > 
 > 
 >  7
 > New Members
 > 
 >  1
 > New Photos
 > 
 >  2
 > New LinksVisit Your Group 
 > 
 > 
 > Wellness Spot
 > Embrace Change
 > Break the Yo-Yo
 > weight loss cycle.
 > 
 > Special K Group
 > on Yahoo! Groups
 > Learn how others
 > are losing pounds.
 > 
 > Yahoo! Groups
 > How-To Zone
 > Do-It-Yourselfers
 > Connect & share.
 > .  
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > __________________________________________________________
 > Get your free suite of Windows Live services today!
 > http://www.get.live.com/wl/all
 > 
 > [Non-text portions of this message have been removed]
 >
 
 
     
                                       


# begitu dekat, tapi tak terjangkau #
# begitu nyata, tapi tak terlihat mata #
# begitu rindu aku #

       
---------------------------------
You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total 
Access, No Cost.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke