assessment moral ? moral itu fluktuatif dan ..., jangan dikira Habib Rizieq kemarin itu yang salah dan Gunawan Muhammad yang bener... atau jangan pula dikira Banser lebih bermoral dibanding FPI Kalau kita bicara moral, nantinya arahnya jadi makin subjektif
Banyak dari kita yang tidak 'meyakini' hasil assessment, dan ini sama saja kita meragukan rekan-rekan kita yang sekarang di KPPN-P berapa jumlah pegawai yang di assess ? saya bisa bilang lebih dari 3ribu !! yang sekarang ada di 29KPPN-P + 3KPPN-P Ibukota itulah hasil terbaik... Saya tidak menyatakan bahwa hasil assessment itu 100% valid, bahkan anda tanya ke assessor manapun, tidak ada yang 100% karena yang diperiksa itu manusia, bukan mesin dan robot.. deviasinya pasti ada... jangan jadikan alasan "saya belum ikut tes,maka saya boleh terima amplop" ini hanya pembenaran, sama dengan alasan pegawai BC yang jadi tersangka kemarin dengan menyatakan : "Lha saya kerja siang malam, yang dapet tunjangan gede kan cuma Pak Dirjen -jadi wajar kalo' saya terima amplop-" Lha, CEO kok mau disamain sama bawahan... lucu... korupsi kok dicari pembenaran... Lha kalo' gitu, parameter pegawai yang bersih, jujur, pekerja keras itu gimana ? monggo, ada usul ? 1. .... 2. .... -- jamur_kuping h4nafi [at] depkeu.go.id --- In [email protected], "Endah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > === > Namun demikian, bagaimana kalo yang "sedikit" itu berakibat fatal? > > Perbedaannya, yang di KPPN Bandung setau saya bukan di KPPN P. > Artinya, bisa jadi belum lulus test bukan? > > Terlepas dari semua itu, apapun yang terjadi, kita tetap harus > menghargai segala upaya jajaran Departemen Keuangan untuk meneruskan > perjuangan mewujudkan pelayanan yang prima, efektif dan efisien, > dengan proses seleksi yang transparan, adil, jujur dan dapat > dipertanggungjawabkan. > Tetap semangat! >
