kalo iwan fals bilang:

masalah moral, masalah akhlak biar kami cari sendiri
urus saja moralmu! urus saja akhlakmu, 
1. PERATURAN YANG SEHAT YANG KAMI MAU!
2. TEGAKKAN HUKUM SETEGAK-SETEGAKNYA, ADIL DAN TEGAS TAK PANDANG BULU

biar bajigur tengik dan bajigur berdasi tetep dapat hukuman yang
sebanding dengan kejahatannya

**
mana nih si anwar, biasanya dia lebih hafal lagu iwan fals :)



--- In [email protected], "h4nafi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> assessment moral ?
> moral itu fluktuatif dan ..., 
> jangan dikira Habib Rizieq kemarin itu yang salah dan Gunawan Muhammad
> yang bener...
> atau jangan pula dikira Banser lebih bermoral dibanding FPI
> Kalau kita bicara moral, nantinya arahnya jadi makin subjektif
> 
> Banyak dari kita yang tidak 'meyakini' hasil assessment, dan ini sama
> saja kita meragukan rekan-rekan kita yang sekarang di KPPN-P
> berapa jumlah pegawai yang di assess ? saya bisa bilang lebih dari
> 3ribu !!
> yang sekarang ada di 29KPPN-P + 3KPPN-P Ibukota itulah hasil terbaik...
> 
> Saya tidak menyatakan bahwa hasil assessment itu 100% valid, bahkan
> anda tanya ke assessor manapun, tidak ada yang 100%
> karena yang diperiksa itu manusia, bukan mesin dan robot.. deviasinya
> pasti ada...
> 
> 
> jangan jadikan alasan "saya belum ikut tes,maka saya boleh terima
amplop"
> ini hanya pembenaran, sama dengan alasan pegawai BC yang jadi
> tersangka kemarin dengan menyatakan : "Lha saya kerja siang malam,
> yang dapet tunjangan gede kan cuma Pak Dirjen -jadi wajar kalo' saya
> terima amplop-"
> Lha, CEO kok mau disamain sama bawahan... lucu...
> korupsi kok dicari pembenaran...
> 
> Lha kalo' gitu, parameter pegawai yang bersih, jujur, pekerja keras
> itu gimana ?
> monggo, ada usul ?
> 1. ....
> 2. ....
> 
> --
> jamur_kuping
> h4nafi [at] depkeu.go.id
> 
> 
> --- In [email protected], "Endah" <zikrlia@> wrote:
> > ===
> > Namun demikian, bagaimana kalo yang "sedikit" itu berakibat fatal?
> > 
> > Perbedaannya, yang di KPPN Bandung setau saya bukan di KPPN P. 
> > Artinya, bisa jadi belum lulus test bukan?
> > 
> > Terlepas dari semua itu, apapun yang terjadi, kita tetap harus 
> > menghargai segala upaya jajaran Departemen Keuangan untuk meneruskan 
> > perjuangan mewujudkan pelayanan yang prima, efektif dan efisien, 
> > dengan proses seleksi yang transparan, adil, jujur dan dapat 
> > dipertanggungjawabkan.
> > Tetap semangat!
> >
>


Kirim email ke