cihuy, rada legaa euyh....
ternyata kita bukan efek samping 
dari pertemuan/tabrakan dua brane  :)

--- In [email protected], "Erianto Rachman"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>  
> 
> ====> brane dibuat biar manusia tidak bisa dengan mudah 'ketemu tuhan'
> 
>  
> 
>  
> 
> Kesimpulan loe sangat menarik. Walaupun ada pesan lain yang ingin
> disampaikan.
> 
>  
> 
> Yang di bawah ini IMHO :-)
> 
>  
> 
> ---------------------------------
> 
>  
> 
> Dengan diciptakan semesta yang Maha Besar ini, manusia seharusnya
mengagumi
> ciptaan-Nya sehingga senantiasa ingat padaNya.
> 
> Dan bahwa alam yang begitu rumit ini diciptakan untuk makhluk khusus.
> Seharusnya kita sekarang tau arti kata "Mulia" itu.
> 
> .walaupun manusia mungkin bukan satu-satunya makhluk.
> 
>  
> 
> Sebagian orang mengaku merasa sangat dekat dengan Tuhan. Walaupun mereka
> tidak perlu tau fisika serta teori2 yang rumit itu.
> 
> Sebagian lain merasa dekat dan tunduk kepadaNya setelah mempelajari yang
> rumit2. bukan malah merasa jauh dariNya. braneworlds tidak menghalangi
> maksud itu.
> 
> Sekarang kita tau mengapa Dia Maha Adil.
> 
>  
> 
> Kata Einstein, ".Tuhan tidak bermain dadu."
> 
> Semua ini diciptakan dengan perhitungan yang sangat akurat dan
"alasan" yang
> pasti dan jelas.
> 
>  
> 
> ----------------------------------
> 
>  
> 
> Masih ingat Big Bang?
> 
> Gw singgung sedikit ya (maaf kalo bosan.)  :-)
> 
>  
> 
> Big Bang adalah peristiwa penciptaan alam semesta ini. (alam semesta
berawal
> dari singularitas)
> 
> Saat itu terpecahlah satu forsa tunggal menjadi 4 forsa fundamental.
> 
> Sejak saat itu manusia sibuk menggabungkan keempatnya (pencarian
Theory of
> Everything) bagai sebuah napak tilas guna mengetahui mekanika
singularitas -
> usaha mengetahui cara kerja "Yang Satu" itu.
> 
>  
> 
> Sekarang kita tau mengapa Dia disebut Maha Esa.
> 
> Maha Satu. Sebuah Singular mutlak.
> 
>  
> 
> Energi apa yang mampu menghasilkan Big Bang?
> 
> Salah seorang penulis yang menulis buku mengenai Hawking menuliskan
> pendapatnya (yang menurut gw sangat penting)
> 
> Theory of Everything adalah sebaris kalimat singkat berkekuatan
'kehendak'
> yaitu 'Takdir'
> 
>  
> 
> Alam semesta ini tercipta karena sebuah kehendak. Maka jadilah.
> 
>  
> 
> ----------------------------------
> 
>  
> 
> Kalau Zat yang satu itu adalah cikal bakal alam semesta dan segala
isinya
> ini, maka kita adalah bagian dari-Nya.
> 
> Tanpa disadari kita memiliki sifat2-Nya.
> 
> Lalu (ada yang bisa melanjutkan?)
> 
>  
> 
> ----------------------------------
> 
>  
> 
> Human, the Final Frontier, these are the journeys of the last
humans, its
> destiny, to learn and gain new meanings and new values, to fatefully go
> where no others has gone before.
> 
> :-)
> 
>  
> 
> ----------------------------------
> 
>  
> 
> Semoga bermanfaat.
> 
>  
> 
>  
> 
> Salam
> 
> Eri
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
>   _____  
> 
> From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
> On Behalf Of Keanu R
> Sent: Friday, September 21, 2007 8:16 PM
> To: [email protected]
> Subject: 
> 
>  
> 
> --- In indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
> yahoogroups.com, Sharif Dayan <dayan@> wrote:
> ngomong2 soal kue lapis, eh lapisan...
> 
> jadi inget Eri & Einstein (eh sama2 huruf E lho!!)
> kalo' gak salah nih
> 
> Eri: ...brane dibuat biar manusia tidak bisa dengan mudah 'ketemu tuhan'
> --ke brane ke-4 aja susah--
> 
> Enstein: ... Tuhan tidak suka semesta yang telanjang
> 
> sedikit ttg cinta,
> komposisi nya :
> 23% photon (yang dicinta keliatan bercahaya aja,hehe)
> 15% neutrino (yang dicinta tetep diberi nutrisi (lho??) 
> 52% graviton (yang dicinta pasti punya daya tarik)
> 10% hemaviton (gunakan seperlunya)
> 
> nah, seiring waktu komposisi diatas berubah,
> dimana hemaviton sebanding dng laju waktu
> dan (photon,neutrino,graviton) berbanding terbalik :)
> 
> Hehehe
> MN
> ***Komposisi Anda ??
> 
> > 
> > Bung Neo -ehem :-)- pernah mempertanyakan mengapa saya mengaitkan
> kasmaran dengan Picard dalam "Innerlight" dan "Lessons". Itu sekadar
> untuk menunjukkan bahwa keindahan juga memiliki 'lapisan', serupa
> dengan "plane of existence". Cinta bisa mengalahkan ruang, waktu dan
> -mungkin- "plane of existence".
> > 
> > ST, menurut bagi saya, membukakan pengertian lain -lebih luas ?-
> mengenai 
> > keindahan, apa pun keindahan yang Anda masing-masing maksudkan...
> > 
> > Demikianlah saya, "yang dikaruniai permata", sudah berbicara, Howgh !
> > 
> > 
> > Sharif Dayan
> >
> 
>  
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke