--- In [email protected], Sharif Dayan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
ngomong2 soal kue lapis, eh lapisan...

jadi inget Eri & Einstein (eh sama2 huruf E lho!!)
kalo' gak salah nih

Eri: ...brane dibuat biar manusia bisa dengan mudah 'ketemu tuhan'
    --ke brane aja susah--

Enstein: ... Tuhan tidak suka semesta yang telanjang

sedikit ttg cinta,
komposisi nya :
23% photon (yang dicinta keliatan bercahaya aja,hehe)
15% neutrino (yang dicinta tetep diberi nutrisi (lho??) 
52% graviton (yang dicinta pasti punya daya tarik)
10% hemaviton (gunakan seperlunya)

nah, seiring waktu komposisi diatas berubah,
dimana hemaviton sebanding dng laju waktu
dan (photon,neutrino,graviton) berbanding terbalik :)

Hehehe
MN
***Komposisi Anda ??

> 
> Bung Neo -ehem :-)- pernah mempertanyakan mengapa saya mengaitkan
kasmaran dengan Picard dalam "Innerlight" dan "Lessons". Itu sekadar
untuk menunjukkan bahwa keindahan juga memiliki 'lapisan', serupa
dengan "plane of existence". Cinta bisa mengalahkan ruang, waktu dan
-mungkin- "plane of existence".
> 
> ST, menurut bagi saya, membukakan pengertian lain -lebih luas ?-
mengenai 
> keindahan, apa pun keindahan yang Anda masing-masing maksudkan...
> 
> Demikianlah saya, "yang dikaruniai permata", sudah berbicara, Howgh !
> 
> 
> Sharif Dayan
>


Kirim email ke